Minggu, 8 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kisah Lhokbe, Harimau Sumatra yang Kembali ke Habitatnya

Harimau sumatra yang diberinama Lhokbe, berkelamin jantan, sebelumnya diselamatkan dari kawasan pemukiman warga di Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh, sekaligus mencegah terjadinya konflik harimau dengan manusia.

Jumat, 19 Agustus 2022
A A
Kisah Lhokbe, harimau sumatra yang kembali ke habitatnya di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Aceh pada Kamis, 18 Agustus 2022. Foto ppid.menlhk.go.id.

Kisah Lhokbe, harimau sumatra yang kembali ke habitatnya di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Aceh pada Kamis, 18 Agustus 2022. Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Harimau sumatra (Panthera tigris sumatrae) berjenis kelamin jantan diperkirakan berusia 4 hingga 5 tahun, sukses dikembalikan ke habitatnya di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Aceh. Satwa liar dilindungi ini sebelumnya diselamatkan dari kawasan pemukiman warga, sekaligus mencegah terjadinya konflik harimau dengan manusia.

Nama Lhokbe, yang disematkan kepada si raja rimba itu merupakan akronim nama desa di mana harimau sumatra tersebut diselamatkan.

Kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto mengungkapkan, harimau sumatra tersebut mulanya diselamatkan dari Desa Lhok Bengkuang, yang berada di kawasan Kabupaten Aceh Selatan.

Baca Juga: Tim Konservasi Stabat Ajari Cara Mengusir Harimau dengan Petasan

“Nama tersebut diambil dari nama Desa Lhok Bengkuang, yang sebelumnya merupakan lokasi harimau sumatra tersebut diselamatkan. Diselamatkan dari desa tersebut karena menimbulkan interaksi negatif, sehingga perlu diselamatkan demi keamanan dan keselamatan masyarakat maupun satwa harimau,” kata Agus Arianto.

Misi penyelamatan satwa liar yang dilindungi ini sekaligus upaya mitigasi konflik harimau dengan manusia, yang berjalan lancar dan berhasil membawa Lhokbe dari Desa Lhok Bengkuang di Kecamatan Tapak Tuan, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh.

Lhokbe pun ditempatkan di Kantor Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah 1 Tapaktuan-Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser, sembari memantau kondisi kesehatan satwa liar yang dilindungi tersebut.

Baca Juga: Atasi Konflik Harimau vs Manusia Bukan dengan Jerat, Tapi Kandang Jebak

Proses pelepasliaran harimau sumatra ke kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Aceh. Foto ppid.menlhk.go.id.
Proses pelepasliaran harimau sumatra ke kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Aceh. Foto ppid.menlhk.go.id.

Agus menjelaskan, hasil observasi dan pemeriksaan medis lengkap terhadap harimau sumatra tersebut menunjukan kondisi sehat dan normal. Ini terlihat dari nafsu makan dan minum yang baik, tidak terdapat cacat fisik, dan respons terhadap lingkungan baik.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BKSDA AcehBKSDA Aceh lepasliarkan harimau sumatra ke kawasan Taman Nasional Gunung Leuerharimau sumateraKabupaten Aceh Selatanpelepasliaran harimau sumateraPelepasliaran satwaProvinsi Acehsatwa liar yang dilindungiTaman Nasional Gunung Leuser

Editor

Next Post
Ilustrasi kekeringan. Foto JodyDellDavis/pixabay.com.

Krisis Pangan Jadi Masalah Global, Ini Solusi Ilmuwan dan Guru Besar

Discussion about this post

TERKINI

  • Kaoem Telapak desak pemerintah usut tuntas dugaan pembalakan liar dan pencucian kayu Merbau di Nabire, Papua Tengah. Foto Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pembalakan di Nabire
    In News
    Rabu, 4 November 2026
  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media