Jumat, 30 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Cukup Konsumsi Energi Nuklir Sebesar Telur Ayam untuk Seumur Hidup

Semua sumber energi menghasilkan emisi. Namun energi nuklir menghasilkan emisi karbondioksida relatif kecil.

Selasa, 30 Juli 2024
A A
kata Pengembang Teknologi Nuklir Ahli Muda di Pusat Riset Teknologi Analisis Berkas Nuklir BRIN, Haryo Seno. Foto Dok. BRIN.

kata Pengembang Teknologi Nuklir Ahli Muda di Pusat Riset Teknologi Analisis Berkas Nuklir BRIN, Haryo Seno. Foto Dok. BRIN.

Share on FacebookShare on Twitter

Jika manusia mengonsumsi energi batu bara seumur hidup, maka dibutuhkan sekitar 87.975 kg batu bara dengan risiko emisi karbondioksida (CO2) yang dihasilkan sebesar 253.281 kg. Pada penggunaan gas diperlukan sebesar 47.110 kg dengan emisi CO2 sebesar 127.218 kg. Sementara penggunaan minyak dibutuhkan 65.664 kg dengan emisi CO2 sebesar 209.678 kg.

Baca Juga: Plastic Free July Lewat Pemanfaatan Botol Plastik hingga Piknik Bebas Plastik

“Jadi energi dari batu bara, gas, dan minyak menghasilkan emisi karbondioksida yang sangat besar,” imbuh dia.

Akibat dari emisi tersebut akan terjadi pemanasan global dari efek rumah kaca. Berbeda dengan penggunaan sumber energi nuklir yang hanya dibutuhkan sebesar 1,1 kg dengan resiko emisi mulai 0 sampai 3064 kg. [WLC02]

Sumber: BRIN

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: bahan bakarBRINemisi karbondioksidaenergi nulkirRamah lingkungantelur ayam

Editor

Next Post
Acara pembukaan International and Indonesia Carbon Capture and Storage (CCS) Forum 2024 di Jakarta, Rabu, 31 Juli 2024. Foto Kemenko Marves.

Organisasi Sipil Ingatkan Fakta Kegagalan CCS Cegah Pemanasan Global, Pemerintah Pilih Gencarkan

Discussion about this post

TERKINI

  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
  • Bencana Sumatra. Foto Walhi.Tidak Tetapkan Bencana Sumatra Sebagai Bencana Nasional, Prabowo Digugat
    In News
    Senin, 19 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media