Senin, 2 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Demi Palestina, Jatam Desak Pemerintah Cabut Izin Perusahaan Geothermal Afiliasi Israel di Halmahera

Kamis, 19 Februari 2026
A A
PETA WKP Telaga Rano-Halmahera Barat, Maluku Utara. Foto Jatam.

PETA WKP Telaga Rano-Halmahera Barat, Maluku Utara. Foto Jatam.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Penunjukan PT Ormat Geothermal Indonesia oleh Pemerintah Indonesia sebagai pemenang lelang Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Telaga Rano di Halmahera Barat, Maluku Utara berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 8.K/EK.04/MEM.E/2026 tanggal 8 Januari 2026 adalah keputusan yang jauh melampaui sekadar urusan administratif.

Mengingat perusahaan ini tercatat memiliki afiliasi dengan Ormat Technologies Inc, sebuah korporasi energi raksasa yang memiliki jaringan bisnis dengan ekosistem industri Israel.

“Perusahaan ini termasuk yang didirikan di Yavne, Israel pada 1965,” kataDinamisator Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Maluku Utara, Julfikar Sangaji.

Berangkat dari itu, Jatam Maluku Utara berpandangan keputusan pemerintah ini secara terang-terangan mengabaikan moral, etika, dan kepedulian sosial. Di mana Israel secara brutal dan terang-terangan melakukan genosida terhadap ribuan warga sipil Palestina, termasuk anak-anak oleh militer Israel.

Namun suara kemanusiaan itu diabaikan. Di balik proyek ekstraktif berskala besar, Julfikar menduga keuntungan finansial mungkin hanyalah permukaan. Namun yang sebenarnya diduga akan diperkuat adalah jaringan kekuasaan transnasional yang rakus. Begitu pula ketika perusahaan melakukan operasi. Dimungkinkan akan ada arus modal dari penjualan listrik dan setiap keuntungan yang masuk akan mengalir deras ke perusahaan induk dan pemegang saham.

Baca juga: Tak Ada Fase Aman Melihat Gerhana Matahari Cincin Tanpa Penapis

Keuntungan lokal bukan lagi soal warga, tetapi alat dan sarana untuk memperluas cengkeraman ekonomi dan politik global, memperkuat posisi negara asal perusahaan dalam diplomasi, ekonomi, dan militer. Sumber daya alam diperlakukan semata-mata sebagai komoditas untuk menumpuk kekayaan segelintir elite. Bahkan proyek energi yang diklaim “hijau” atau “bersih” hanyalah kamuflase kapitalisme.

“Kepentingan global diprioritaskan, sementara kesejahteraan warga diinjak-injak demi laba, dan kekuasaan, dan kekerasan,” tegas dia.

Jatam Maluku Utara tidak bermaksud menyederhanakan realitas dengan mengatakan satu proyek di Halmahera langsung membiayai satu peluru untuk menembak mati warga di Gaza. Namun kenyataannya, arus modal global berfungsi sebagai jaringan kekuasaan yang memperkuat struktur negara dan korporasi. Keputusan investasi, meski tampak terpisah, memiliki dampak etis, politik, dan ekonomi yang luas, bahwa setiap rupiah yang masuk ke perusahaan induk secara langsung menambah kekuatan negara asal untuk mencampuri wilayah lain melalui tekanan ekonomi, diplomasi, bahkan intervensi militer.

“Di balik proyek yang tampak “netral” atau “teknis” itu, warga menjadi pion tidak terlihat dalam permainan kekuasaan global,” imbuh dia.

Keadilan energi untuk masyarakat adat 

Sementara itu, di Talaga Rano, Halmahera Barat, Masyarakat Adat Wayoli yang hidup di sekitarnya, sepenuhnya bergantung pada tanah, hutan, dan sumber-sumber air yang diwariskan turun-temurun. Saat proyek proyek panas bumi beroperasi, bukan sekadar proyek Pembangunan. Melainkan upaya perampokan langsung terhadap tanah, air, dan hak warga untuk mempertahankan budaya dan identitas mereka.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Kabupaten Halmahera BaratMaluku UtaraMasyarakat Adat WayoliPalestinaWilayah Kerja Panas BumiWKP Telaga Rano

Editor

Next Post
Ilustrasi bercengkerama dengan anjing yang sedang sakit. Foto @prostooleh/freepik.com.

Coronavirus Anjing Sulit Menular pada Manusia

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi daerah kepulauan di Indonesia. Foto Walhi.Kritik Walhi, RUU Daerah Kepulauan Hanya Memperkuat Posisi Pemda 
    In News
    Sabtu, 21 Februari 2026
  • Gelombang Rossby Ekuatorial. Foto BRIN.Gelombang Rossby Ekuatorial, Pemicu Hujan Ekstrem di Padang dan Jayapura
    In IPTEK
    Sabtu, 21 Februari 2026
  • Ilustrasi sinkhole. Foto earthenviromental.co.uk.Tak Semua Lubang Raksasa adalah Sinkhole, Pakar Ungkap Tanda-tandanya
    In Lingkungan
    Jumat, 20 Februari 2026
  • Bioplastik dari singkong dan gelatin cangkang telur. Foto BRIN.Bioplastik Berbahan Pati Singkong dan Gelatin Cangkang Telur Ayam Kampung
    In IPTEK
    Jumat, 20 Februari 2026
  • Ilustrasi bercengkerama dengan anjing yang sedang sakit. Foto @prostooleh/freepik.com.Coronavirus Anjing Sulit Menular pada Manusia
    In Rehat
    Kamis, 19 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media