Senin, 29 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

DPR Desak KLHK Tindaklanjuti Laporan Kerusakan Lingkungan oleh PT Freeport

Selasa, 7 Februari 2023
A A
Wakil Ketua Komisi IV DPR, Anggia Erma Rini. Foto dpr.go.id.

Wakil Ketua Komisi IV DPR, Anggia Erma Rini. Foto dpr.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Limbah tersebut menyebabkan kerusakan lingkungan, seperti pendangkalan sungai yang menyebabkan terganggunya akses jalan dan ikan-ikan mati, kehilangan hutan sebagai tempat pencaharian makan karena pohon-pohon mati, dan kehilangan air bersih sehingga masyarakat menderita penyakit.

Baca Juga: Gempa Turki 1.498 Orang Tewas 50 Negara Tawarkan Bantuan

Anggota Komisi IV DPR, Alien Mus menambahkan masyarakat Mimika juga menuntut adanya audit secara menyeluruh terhadap operasional PT. Freeport Indonesia. Mereka juga meminta ada penegakan hukum yang tegas serta pemulihan atas seluruh kerusakan lingkungan hidup yang terjadi. Baik bagi warga di wilayah lingkar tambang maupun di wilayah pesisir Timika yang ada di tiga distrik.

“Termasuk juga mendesak pemerintah dan DPR agar segera memerintahkan PT. Freeport Indonesia untuk mengganti seluruh kerugian yang dialami warga dan lingkungan hidup,” ujar Alien Mus.

Sementara saat menerima aspirasi masyarakat Mimika pada awal Februari lalu, Anggota Komisi IV DPR Sulaeman L. Hamzah mengusulkan agar DPR menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) kembali terkait laporan tersebut. Juga melakukan peninjauan ke lokasi kerusakan lingkungan. [WLC02]

Sumber: DPR

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Kabupaten Mimikakerusakan lingkunganKLHKKomisi IV DPRlimbah tailingpencemaran sungaipendangkalan sungaiPT Freeport Indonesia

Editor

Next Post
Kerusakan lingkungan di sungai akibat pembuangan limbah tailing PT Freeport Indonesia. Foto jatam.org.

Limbah Tailing Freeport Akibatkan Rakyat Papua Kehilangan Budaya Sungai, Sampan dan Sagu

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media