Sabtu, 4 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Dua Kali Erupsi Menyusul Penurunan Status Gunung Ibu Jadi Siaga

Jumat, 21 Juni 2024
A A
Erupsi Gunung Ibu di Halmahera Barat dengan tinggi kolom letusan 500 meter, Jumat, 21 Juni 2024 pukul 14.42 WIT. Foto Magma Indonesia.

Erupsi Gunung Ibu di Halmahera Barat dengan tinggi kolom letusan 500 meter, Jumat, 21 Juni 2024 pukul 14.42 WIT. Foto Magma Indonesia.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pusat Vulkanologi dan MItigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menurunkan status Gunung Ibu di Halmahera, Maluku Utara dari dari Level IV (Awas) menjadi Level III (Siaga). Penurunan status ini berlaku efektif per tanggal 21 Juni 2024 pukul 12.00 WIT.

“Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental yang menunjukkan terjadinya penurunan aktivitas vulkanik Gunung Ibu,” kata Kepala Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Muhammad Wafid di Bandung, Jumat, 21 Juni 2024.

Meski demikian, lanjut Wafid, masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung maupun wisatawan diminta tidak beraktivitas, mendaki dan mendekati gunung api dalam jarak tertentu. Yakni tidak berada di bawah radius 4 km dan sektoral 5 km dari arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.

Baca Juga: Upaya KLHK Membuktikan Kerusakan Gambut Dapat Dipulihkan

Jika terjadi hujan abu, maka masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata) serta membersihkan tumpukan abu hasil erupsi di tempat tinggal maupun sekitar area tempat beraktivitas. Juga mewaspadai potensi lahar di sungai-sungai yang berhulu di bagian puncak Gunung Ibu.

“Terutama apabila terjadi hujan lebat di bagian puncak di area terjadinya penumpukan material hasil erupsi,” tutur Wafid.

Ia juga meminta, masyarakat di sekitar Gunung Ibu diharap tenang tidak terpancing isu-isu tentang erupsi gunung api ini. Masyarakat juga diminta senantiasa mengikuti arahan dari BPBD Maluku Utara dan BPBD Kabupaten Halmahera Barat.

Baca Juga: Nusa Tenggara Timur Ditarget Bebas Rabies Pada Desember 2024

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Gunung IbuKabupaten Halmahera BaratMagma IndonesiaPVMBG Badan GeologiStatus Siaga

Editor

Next Post
Persiapan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untukmencegah karhutla di Riau, 14 Juni 2024. Foto Dok. BMKG.

Cegah Bencana Kebakaran dengan TMC, OMC atau Water Bombing

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Ilustrsi kunang-kunang. Foto Franciscojaviercorador/Pixabay.com.Kunang-Kunang Kian Langka, Tanda Kualitas Lingkungan Menurun
    In IPTEK
    Minggu, 21 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media