Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Nusa Tenggara Timur Ditarget Bebas Rabies Pada Desember 2024

Jumat, 21 Juni 2024
A A
Proses vaksinasi rabies pada anjing di Timor Tengah Selatan, NTT, 31 Januari 2024. Foto Dok. BNPB.

Proses vaksinasi rabies pada anjing di Timor Tengah Selatan, NTT, 31 Januari 2024. Foto Dok. BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pemerintah menargetkan Nusa Tenggara Timur bebas rabies pada Desember 2024. Target tersebut disampaikan usai gelaran rapat koordinasi penanganan kejadian luar biasa (KLB) rabies antara Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto dengan Pemerintah NTT di Kantor Gubernur NTT, Kamis, 20 Juni 2024.

“Target ini harus dicapai dengan sinergitas antar instansi yang intens dan strategis. BNPB akan mendukung penuh segala upaya yang dilakukan lintas instansi,” kata Suharyanto dalam rakor yang dihadiri Pj Gubernur Nusa Tenggara Timur Ayodhia G.L Kalake.

Berdasarkan data yang diterima BNPB, tercatat jumlah populasi hewan penular rabies sebanyak 485.947 ekor. Sementara jumlah realisasi vaksinasi rabies di NTT sebanyak 312.527 dosis. Perlu ada atensi khusus dan percepatan vaksinasi tiap-tiap kabupaten dan kota untuk mencapai Herd Immunity 70 persen dari populasi Hewan Penular Rabies (HPR).

Baca Juga: Mitigasi Kebisingan, Pasang Rak Buku untuk Memecah Gelombang Suara

Suharyanto memaparkan strategi penanganan rabies pada hewan meliputi percepatan vaksinasi yang dikawal tim siaga rabies; surveilans kasus rabies pada hewan penular rabies berdasarkan pedoman dan aturan surveilans oleh Kementerian Pertanian; serta pendataan, sosialisasi mencakup Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) dan Monitoring HPR.

Dibandingkan dengan kasus 2023, terjadi penurunan kasus warga yang terinfeksi pada 2024 di 22 kabupaten dan kota di NTT. Ia berharap pemerintah menyampaikan komunikasi, informasi, edukasi serta peringatan kepada warga serta melakukan kegiatan vaksinasi hewan yang terindikasi rabies.

“Apabila kegiatan tersebut ditingkatkan dua kali lipat dalam waktu enam bulan ini, saya yakin Desember 2024 NTT akan bebas dari rabies,” ucap Suharyanto.

Baca Juga: Sempat Dilarang, Pemerintah Mulai Lirik Budidaya Tanaman Kratom

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: hewan penular rabiesKepala BNPB Letjen TNI SuharyantoKLB rabiesNusa Tenggara Timur

Editor

Next Post
Ilustrasi lahan gambut. Foto Dok. Cifor.

Upaya KLHK Membuktikan Kerusakan Gambut Dapat Dipulihkan

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media