Senin, 24 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Edugraph Membantu Anak Disgrafia Bisa Menulis

Pertama kali anak belajar menulis sering mengalami kesulitan. Namun apabila dibiarkan akan mengganggu perkembangan kemampuannya.

Selasa, 3 Mei 2022
A A
Ilustrasi anak menulis. Foto StockSnap/pixabay.com.

Ilustrasi anak menulis. Foto StockSnap/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Anak anda menulis dengan sangat pelan, hasil tulisan tak terbaca, dan banyak kesalahan ejaan? Tidak menutup kemungkinan si anak mengalami disgrafia atau salah satu bentuk persoalan dalam belajar. Penandanya adalah anak kesulitan dalam mengungkapkan pemikiran dalam komposisi tulisan. Kesalahan ejaan karena ketidakmampuan mereka memadukan bunyi dan huruf.

Istilah disgrafia digunakan untuk mendeskripsikan tulisan tangan yang sangat buruk. Biasanya dialami anak saat pertama kali berinteraksi dengan huruf sekitar usia 6 tahun atau ketika duduk di bangku sekolah dasar. Pihak sekolah dasar sudah seharusnya memegang peranan dan tanggung jawab dalam membantu anak disgrafia yang tidak sama dengan anak berkebutuhan khusus.

Salah satu upaya untuk membantu anak disgrafia dapat menulis, mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) merancang aplikasi inovasi edukasi digital. Aplikasi tersebut diberi nama Edugraph (Education for Dysgraphia) digagas oleh Alim Tegar Wicaksono, Ikhwan Inzaghi Siswanto, dan Maria Bernadetha Charlotta Wonda Tiala. Mengingat pembiaran terhadap anak disgrafia akan mempengaruhi proses edukasi.

Baca Juga: Ini Cara Bijak Mengelola Uang THR agar Tak Cepat Habis

Aplikasi edugraph buatan mahasiswa UNY. Foto uny.ac.id.
Aplikasi edugraph buatan mahasiswa UNY. Foto uny.ac.id.

“Padahal edukasi sangat penting karena merupakan pondasi yang akan membentuk dan mengembangkan tiap-tiap individu,” kata Alim.

Terutama pada aspek-aspek knowledge, skills, values, morals, beliefs dan habits sehingga akan mempengaruhi perkembangan masa depan individu tersebut. Anak disgrafia membutuhkan metode khusus seperti Remidi atau proses usaha atau perbaikan, Tutor atau proses pengajaran pada bidang yang terhambat, Kompensasi atau pemberian bantuan apabila terdapat kesulitan.

Kemampuan dasar menulis seperti bagaimana cara mengepalkan tangan, menggerakkan pergelangan, siku, serta strategi tertentu perlu dirumuskan untuk dapat memenuhi kebutuhan anak disgrafia.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: anak-anakdisgrafiaedugraphkesulitan menulisUNY

Editor

Next Post
Ilustrasi perempuan yang tengah sakit. Foto Saranya7/pixabay.com.

Vaksin HPV Pencegah Kanker Serviks Masuk dalam Imunisasi Rutin Nasional

Discussion about this post

TERKINI

  • Titik-titik api karhutla di Pulau Kalimantan. Foto Istimewa.Hukuman Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan: Cabut Izin dan Pulihkan Lingkungan!
    In News
    Minggu, 23 Agustus 2026
  • Pembangunan On The Rock di kawasan Pantai Watubolong di KBAK Gunungsewu di Kabupaten Gunungkidul, 8 Agustus 2026. (Foto Instimewa)Akses Dibatasi, Negara Harus Investigasi Perizinan Ekspansi Industri Wisata di Pantai Watubolong
    In News
    Minggu, 23 Agustus 2026
  • Visual pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, 20 Agustus 2026. (BNPB)Karhutla Ancaman Serius: Utamakan Penjagaan Sebelum Api Datang, Bukan Pencegahan
    In Bencana
    Sabtu, 22 Agustus 2026
  • Pekan Rakyat Lingkungan Hidup dan KNLH 2026, di Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Jumat, 21 Agustus 2026. (Tim Media PRLH 2026)Pulihkan Indonesia untuk Keadilan Ekologis: Hentikan Sumber-sumber Kerusakan!
    In News
    Jumat, 21 Agustus 2026
  • Diskusi dan pemutaran film Film dokumenter “Jejak Kolonial di Hutan Jawaˮ dalam Festival Udin 2026, 15 Agustus 2026. (Dok. Festival Udin 2026)Co-firing Biomassa dari Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Korbankan Ekosistem Hutan dan Masyarakat
    In Lingkungan
    Selasa, 18 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media