Kamis, 14 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Eko Yulianto, Siklus Pembentukan Pulau-pulau di Indonesia Belum Berhenti hingga Kiamat

Pulau-pulau di Indonesia tak terbentuk tiba-tiba. Ternyata ada fenomena tektonik dan vulkanik sebagai penyebabnya. Bagaimana prosesnya?

Kamis, 12 Januari 2023
A A
Peneliti Geoteknologi BRIN, Eko Yulianto di dekat dasar laut yang terangkat di Simeulue akibat gempa 2004. Foto Twitter @YonKerbauRawa

Peneliti Geoteknologi BRIN, Eko Yulianto di dekat dasar laut yang terangkat di Simeulue akibat gempa 2004. Foto Twitter @YonKerbauRawa

Share on FacebookShare on Twitter

Sebaliknya, permukaan pantai-pantai Aceh tiba-tiba turun sehingga banyak daratan berubah menjadi laut dan pepohonan tenggelam.

“Siklus gempa akan mengangkat dasar laut sehingga menjadi daratan atau pulau sedikit demi sedikit,” kata Eko.

Ia pun mengunggah gambar grafis tentang proses pengangkatan dan penurunan daratan akibat siklus gempa. Ada dua fase utama yang berlangsung, yakni fase inter-seismic dan co-seismic. Fase inter-seismic adalah fase di antara dua gempa. Ketika lempeng samudera menghunjam di bawah lempeng benua dan menyeretnya turun pelan-pelan dengan kecepatan tak lebih dari tumbuhnya kuku jari manusia.

Baca Juga: Gempa di Darat Waropen Papua Mag5,1

Pantai dan pulau-uau seperti Simeulue, Nias, Kepulauan Mentawai, dan Enggano tenggelam pelan-pelan. Sementara pantai-pantai barat Sumatera naik pelan-pelan juga.

Kemudian ketika energi yang terkumpul melebihi plastisitas kerak bumi, kerak patah, dan terangkat atau menyembul, energi pun lepas berupa gempa. Inilah fase co-seismeic. Pantai-pantai dan pulau-pulau Simeulue dan lainnya terangkat tiba-tiba dan pantai-pantai barat Sumatera juga tenggelam tiba-tiba. [WLC02]

Sumber: Twitter @YonKerbauRawa

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BRINEko Yuliantogempa Acehgempa Niaskerak bumilempeng benuapulau barupulau-pulau di Indonesiapulau-pulau Simeulue

Editor

Next Post
Penanganan gempa Maluku, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto pada Kamis, 12 Januari 2023, meninjau salah satu rumah terdampak gempa Maluku magnitudo 7,9 [parameter update M7,5] di Kepulauan Tanimbar. Foto BNPB.

Penanganan Gempa Maluku, BNPB Salurkan Dana Rp1,6 Miliar

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi kualitas udara di kota besar yang memburuk. Foto Yamu_Jay/Pixabay.com.Walhi: Pantauan Kualitas Udara Lima Kota Besar Indonesia Memburuk
    In News
    Rabu, 13 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Bergadder/Pixabay.com.Mengenal Hantavirus, Penyakit Zoonosis dengan Rantai Penularan Utama dari Tikus
    In Rehat
    Rabu, 13 Mei 2026
  • Mengapati dan mendokumentasikan letusan Gunung Sakurajima di Jepang pada 2013 dari jauh. Foto Dok. Mirzam Abdurrachman.Erupsi Dukono, Pentingnya Pemahaman Risiko dan Peringatan Dini yang Mudah Dipahami
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Salah satu jenis anggrek Merapi. Foto Dok. TNG Merapi.Anggrek Merapi, Beraroma Wangi dan Mampu Bertahan Saat Erupsi
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media