Jumat, 16 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Etty Riani, Yang Berpotensi Masuk Dalam Darah adalah Nanoplastik, Bukan Mikroplastik

Mikroplastik dinilai mustahil masuk ke dalam air ketuban, sebab ukuran partikel tersebut terlalu besar.

Senin, 2 Maret 2026
A A
Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB UNiversity, Prof. Etty Riani. Foto CRPG Indonesia/youtube.

Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB UNiversity, Prof. Etty Riani. Foto CRPG Indonesia/youtube.

Share on FacebookShare on Twitter

Nanoplastik juga diduga dapat masuk ke organ lain, seperti otak dan air ketuban, tetapi ukurannya harus sangat kecil. Sebab setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi akan melalui proses pencernaan terlebih dahulu sebelum dapat diserap ke dalam darah.

Tak cukup andalkan mikroskop biasa

Terkait deteksi mikroplastik dalam tubuh manusia, Etty menegaskan pemeriksaan tidak dapat hanya mengandalkan mikroskop biasa. Sejumlah metode analisis lanjutan diperlukan untuk memastikan keberadaan partikel plastik.

Beberapa teknologi yang dapat digunakan antara lain fourier transform infrared spectroscopy (FTIR), gas chromatography-mass spectrometry (GC-MS), mikroskop elektron, serta spektroskopi mikro-Raman.

Penggunaan mikroskop saja berisiko menimbulkan kesalahan identifikasi. Partikel yang terlihat, bisa saja merupakan plankton atau senyawa lain, bukan mikroplastik.

“Saya kebetulan di Osaka, Jepang, waktu itu mengiranya mikroplastik. Ketika ditembak dengan spektroskopi mikro-Raman, ternyata itu bukan mikroplastik. Kalau hanya mikroskop saja, enggak mungkin bisa memastikan,” ungkap dia.

Spektroskopi mikro-Raman merupakan salah satu metode yang lebih akurat untuk mendeteksi partikel plastik berukuran sangat kecil, termasuk nanoplastik.

Ia pun mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menyimpulkan temuan mikroplastik dalam tubuh manusia. Analisis laboratorium yang tepat menjadi kunci agar tidak terjadi kekeliruan dalam interpretasi hasil penelitian. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: mikroplastiknanoplastikProf. Etty Riani

Editor

Next Post
Gerhana bulan total hari ini Kamis, 8 November 2022, dapat disaksikan dari seluruh wilayah Indonesia. Foto tangkap layar Twitter BMKG.

Tanggal 3 Maret 2026, Puncak Gerhana Bulan Total Mulai Pukul 18.03 WIB

Discussion about this post

TERKINI

  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
  • Dampak karhutla, wilayah Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, diselimuti kabut asap pada Kamis, 8 Oktober 2026. Foto BNPB.Respons Protes Negara Jiran Dampak Karhutla, Prabowo Perintahkan Penanganan Optimal
    In Bencana
    Selasa, 13 Oktober 2026
  • Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, yang terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto BPBD Kabupaten Gayo Lues.Bencana Banjir dan Longsor Landa Aceh dan Sumatra Barat Ratusan Penduduk Mengungsi
    In Bencana
    Senin, 12 Oktober 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media