Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Evakuasi Korban Longsor di Karo dan Banjir Bandang di Deli Serdang Berlangsung

Minggu, 24 November 2024
A A
Salah satu bangunan terdampak longsor di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, 24 November 2024. Foto Istimewa.

Salah satu bangunan terdampak longsor di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, 24 November 2024. Foto Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Hujan lebat yang menguyur wilayah pegunungan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara menyebabkan tanah longsor di Kecamatan Berastagi dan Kecamatan Merdeka, Sabtu, 23 November 2024 malam. Hingga Minggu, 24 November 2024, lajur jalan di wilayah Berastagi sudah dapat dilalui, sedangkan di Kecamatan Merdeka masih dalam tahap evakuasi.

Lokasi longsor berada di tempat wisata, tepatnya di lokasi pemandian air panas (belerang) kaki Gunung Sibayak di Desa Raja Berneh, Kecamatan Berastagi; di kawasan jalan menuju Puncak Gundaling; dan longsor di wilayah Taman Hutan Raya (Tahura) tepatnya di Pasar Buah.

Material longsor menimpa sejumlah rumah penduduk, merobohkan tiang lampu penerang jalan, dan mengakibatkan jalan tertimbun. Bencana tersebut direspons masyarakat dengan meaporkan kehilangan anggota keluarga mereka.

Baca Juga: Waspada Bencana Hidrometeorologi Akibat La Nina Hingga April 2025

Salah satunya informasi yang disampaikan melalui media sosial, seperti Facebook. Penggguna Facebook atas nama Fitri Wardhani menuliskan komentarnya yang mengabarkan dua keluarga diduga hilang dalam kejadian bencana alam itu.

“Demita Pinem sepupu fit pak, sama Ka unit veteran belum ditemukan Pak,” tulis Fitri.

Hingga Minggu, 24 November 2024, upaya pencarian dan pertolongan terhadap korban masih terus dilakukan tim SAR gabungan. Alat berat dikerahkan Pemerintahan Kabupaten Karo ke lokasi kejadian bencana longsor.

Baca Juga: Tujuh Warga Tewas Akibat Tanah Longsor dan Banjar Bandang di Sumut dan Sumbar

Pasca bencana tanah longsor di wilayah Desa Raja Berneh, Kecamatan Berastagi dan Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, jajaran pihak keamanan wilayah Tanah Karo bersama Pemkab Karo terjun langsung ke Lokasi, Minggu, 24 November 2024 pagi.

Kapolres Tanah Karo, AKBP Eko Yulianto bersama Dandim 0205 TK Letkol Inf. Ahmad Afryan Rangkuti turun langsung memantau proses evakuasi korban tanah longsor. Diduga ada puluhan warga terdampak dengan sejumlah korban jiwa dan kerugian material yang cukup besar.

Longsor ini menyebabkan kerusakan pada delapan rumah, satu unit bungalow, Masjid Amal Bakti, dan satu unit kendaraan. Sebagian warga terdampak telah diungsikan ke posko sementara di Aula Pemandian Air Panas Karona dan Losd Desa Semangat Gunung.

Baca Juga: Potensi Bencana Hidrometeorologi Bersamaan Libur Nataru 2024-2025

Upaya pencarian dan evakuasi korban dimulai sejak pukul 08.30 WIB. Tim gabungan dari Polres Tanah Karo, Polsek Simpang Empat, BPBD Kabupaten Karo, personel TNI, serta masyarakat bekerja sama membersihkan material longsor, yang menutupi akses jalan dan rumah warga. Alat berat dari Pemkab Karo dikerahkan untuk mempercepat proses pembersihan.

“Kami berfokus pada pembukaan akses jalan dan pencarian warga yang diduga masih tertimbun material longsor. Evakuasi dilakukan secara hati-hati untuk meminimalkan risiko longsor susulan,” ujar Eko Yulianto di lokasi kejadian.

Selain evakuasi korban, pihaknya juga memberikan layanan trauma healing kepada warga terdampak untuk membantu mereka pulih secara psikologis.

Baca Juga: Gempa Dangkal 5,4 Magnitudo Guncang Daruba Pulau Morotai Maluku Utara

Proses evakuasi melibatkan berbagai pihak, termasuk Polri, TNI, Damkar dan BPBD serta relawan masyarakat. Hingga saat ini, tim gabungan terus berupaya mencari korban yang masih hilang.

“Koordinasi dengan BPBD dan instansi terkait akan terus kami lakukan untuk memastikan semua korban dapat ditemukan, serta material longsor yang menutup akses jalan dapat segera dibersihkan,” jelas dia.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Banjir BandangKabupaten Deli SerdangKabupaten KaroTanah Longsor

Editor

Next Post
Utusan Khusus Presiden, Hashim S. Djokohadikusumo diapit MenLH Hanif Faisol Nurofiq dan Menhut Raja Juli Antoni. Foto PPID KLHK.

KPA Ingatkan Rencana Reforestasi 12 Juta Ha Berpotensi Langgengkan Konflik Agraria

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media