Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Film “Barang Panas” tentang Geotermal Diputar Perdana di 14 Tempat

Sabtu, 16 Desember 2023
A A
Poster film "Barang Panas". Foto Istimewa.

Poster film "Barang Panas". Foto Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Film dokumenter berjudul “Barang Panas” akan ditayangkan perdana secara serentak di 14 lokasi seluruh Indonesia pada Minggu, 17 Desember 2023. Film tentang proyek strategis nasional (PSN) listrik geotermal tersebut merupakan film terbaru besutan dari empat jurnalis, yaitu Farid Gaban, Dandhy Laksono, Yusuf Priambodo dan Benaya Harobu yang melakukan perjalanan keliling Indonesia lewat Ekspedisi Indonesia Baru.

“Film ini merekam dan menguji energi panas bumi yang teorinya ramah lingkungan, tetapi praktik di lapangan merusak lingkungan,” kata sutradara “Barang Panas”, Benaya Harobu yang membesut film ini bersama sutradara film dokumenter “Sexy Killers”, yakni Dandhy Laksono pada 2019 dalam siaran pers yang diterima Wanaloka.com pada 15 Desember 2023..

Para penonton adalah warga dan komunitas yang berasal dari beberapa daerah, seperti Jakarta, Yogyakarta, Malang, Flores, Halmahera, Jawa Tengah, Banten, dan Sumatera Utara. Mereka akan menjadi penonton pertama film “Barang Panas”.

Baca Juga: Walhi: 3 Capres Tak Singgung Ketidakadilan Penguasaan SDA dalam Debat HAM

Warga Wae Sano dan Pocoleok di Flores adalah salah satu yang menonton di Flores. Kedua desa tersebut terdampak proyek geotermal. Bahkan keberadaan proyek PSN geothermal di sana menjadi salah satu alasan tim ekspedisi membuat film tersebut.

“Kami tertarik menggarap topik ini setelah mendengar pemerintah menetapkan Flores sebagai Pulau Geotermal,” kata tim riset film tersebut, Farid Gaban.

Indonesia punya cadangan energi panas bumi (geotermal) terbesar di dunia. Sekitar 40 persen cadangan geotermal di bumi, ada di Indonesia. Sumber energi ini dianggap merupakan kunci penting transisi menuju energi bersih dan terbarukan, menggantikan energi kotor seperti batu bara.

Baca Juga: Gempa Bumi Sukabumi Diduga Aktivitas Vulkanik Gunung Salak

Cadangan geotermal Indonesia tersebar di 312 lokasi yang umumnya ada di hutan lindung dan dekat permukiman warga. Salah satu pulau yang akan dieksploitasi secara agresif adalah Flores, yang oleh pemerintah disebut sebagai “Geothermal Island”, dengan 21 titik eksplorasi.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Ekspedisi Indonesia Biruenergi panas bumifilm Barang Panasfilm Sexy KillersgeothermalPulau Geothermal

Editor

Next Post
Rakornas Kemenparekraf 2023. Foto Dok. Kemenparekraf.

Ini Program Kerja Parekraf Hijau dan Berkelanjutan Hasil Rakornas 2023

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media