Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Film “Barang Panas” tentang Geotermal Diputar Perdana di 14 Tempat

Sabtu, 16 Desember 2023
A A
Poster film "Barang Panas". Foto Istimewa.

Poster film "Barang Panas". Foto Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Film dokumenter berjudul “Barang Panas” akan ditayangkan perdana secara serentak di 14 lokasi seluruh Indonesia pada Minggu, 17 Desember 2023. Film tentang proyek strategis nasional (PSN) listrik geotermal tersebut merupakan film terbaru besutan dari empat jurnalis, yaitu Farid Gaban, Dandhy Laksono, Yusuf Priambodo dan Benaya Harobu yang melakukan perjalanan keliling Indonesia lewat Ekspedisi Indonesia Baru.

“Film ini merekam dan menguji energi panas bumi yang teorinya ramah lingkungan, tetapi praktik di lapangan merusak lingkungan,” kata sutradara “Barang Panas”, Benaya Harobu yang membesut film ini bersama sutradara film dokumenter “Sexy Killers”, yakni Dandhy Laksono pada 2019 dalam siaran pers yang diterima Wanaloka.com pada 15 Desember 2023..

Para penonton adalah warga dan komunitas yang berasal dari beberapa daerah, seperti Jakarta, Yogyakarta, Malang, Flores, Halmahera, Jawa Tengah, Banten, dan Sumatera Utara. Mereka akan menjadi penonton pertama film “Barang Panas”.

Baca Juga: Walhi: 3 Capres Tak Singgung Ketidakadilan Penguasaan SDA dalam Debat HAM

Warga Wae Sano dan Pocoleok di Flores adalah salah satu yang menonton di Flores. Kedua desa tersebut terdampak proyek geotermal. Bahkan keberadaan proyek PSN geothermal di sana menjadi salah satu alasan tim ekspedisi membuat film tersebut.

“Kami tertarik menggarap topik ini setelah mendengar pemerintah menetapkan Flores sebagai Pulau Geotermal,” kata tim riset film tersebut, Farid Gaban.

Indonesia punya cadangan energi panas bumi (geotermal) terbesar di dunia. Sekitar 40 persen cadangan geotermal di bumi, ada di Indonesia. Sumber energi ini dianggap merupakan kunci penting transisi menuju energi bersih dan terbarukan, menggantikan energi kotor seperti batu bara.

Baca Juga: Gempa Bumi Sukabumi Diduga Aktivitas Vulkanik Gunung Salak

Cadangan geotermal Indonesia tersebar di 312 lokasi yang umumnya ada di hutan lindung dan dekat permukiman warga. Salah satu pulau yang akan dieksploitasi secara agresif adalah Flores, yang oleh pemerintah disebut sebagai “Geothermal Island”, dengan 21 titik eksplorasi.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Ekspedisi Indonesia Biruenergi panas bumifilm Barang Panasfilm Sexy KillersgeothermalPulau Geothermal

Editor

Next Post
Rakornas Kemenparekraf 2023. Foto Dok. Kemenparekraf.

Ini Program Kerja Parekraf Hijau dan Berkelanjutan Hasil Rakornas 2023

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media