Rabu, 11 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Fungi Kaya Manfaat yang Belum Diungkap

Banyak orang mengira fungi adalah jamur. Sementara jamur adalah bagian dari fungi. Apalagi yang belum diketahui tentang fungi?

Rabu, 29 Maret 2023
A A
Ilustrasi fungi atau cendawan. Foto adege/pixabay.com.

Ilustrasi fungi atau cendawan. Foto adege/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Cendawan atau fungi merupakan salah satu sumber daya alam yang melimpah, tetapi belum dioptimalkan di Indonesia. Pengetahuan dan data terkait fungi pun masih cenderung rendah.

Bahkan masih banyak yang belum bisa membedakan, fungi termasuk flora atau fauna. Lantaran fungi-fungi liar yang tumbuh di sekitar hutan, taman, rumah jarang diperhatikan dibanding fungi edible yang ada di pasaran.

“Jangan sampai beranggapan juga, bahwa fungi adalah tumbuhan, walau mirip secara morfologi,” ujar Dosen Divisi Mikologi Departemen Biologi FMIPA IPB University, Ivan Permana saat menyampaikan kuliah singkat tentang fungi kepada ratusan siswa SMA berbagai daerah di Indonesia dalam acara Kuliah Online Sehari di BioIPB yang berlangsung secara daring pada 24 Maret 2023.

Baca Juga: 5 Kali Erupsi Gunung Anak Krakatau Paling Aktif Meletus di 2023

Secara evolusi, fungi lebih dekat dengan hewan daripada tumbuhan, tetapi bukan juga merupakan hewan. Jadi anggapan bahwa fungi adalah sayuran juga kurang tepat.

Ivan menjelaskan kelompok fungi secara taksonomi atau ukuran terbagi menjadi tiga, yakni khamir atau ragi, kapang dan jamur. Khamir merupakan fungi unisel mikroskopik, kapang merupakan multisel mikroskopik, dan jamur merupakan multisel makroskopik.

Fungi atau cendawan dikenal untuk dimanfaatkan berbagai industri. Mulai dari industri pangan, kesehatan hingga kosmetika, industri bioenergi. Dari segi pangan, fungi memiliki nutrisi yang baik bagi kesehatan tubuh.

Baca Juga: Antisipasi Gagal Panen, Petani Kopi dan Cabai Perlu Literasi Soal Iklim dan Cuaca

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: berfungsi sebagai dekomposerfungiIPB Universityjamurkomunitas pemburu jamumembantu pertumbuhan tanaman

Editor

Next Post
Mahasiswa Unair Satriyani Dewi Astuti (kiri) dengan warga Kuta Jungak. Foto unair.ac.id.

Melongok Desa Wisata Kopi Jungak Besutan Mahasiswa Unair

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Banjir di salah satu wilayah di Pulau Jawa. Foto Dok. Walhi.Kebijakan Tata Ruang Abaikan Lingkungan, Bencana Ekologis di Pulau Jawa Terus Berlanjut
    In Lingkungan
    Senin, 9 Februari 2026
  • Pemeriksaan bangkai gajah yang ditemukan di kawasan lindung Blok Ukui, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Riau. Foto Kementerian Kehutanan.Kementerian Kehutanan Janji Ungkap Pemodal dan Aktor Intelektual Kematian Gajah di Riau
    In News
    Senin, 9 Februari 2026
  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media