Selasa, 28 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gayatri Marliyani, Rentetan Gempa di Daerah Lain Tidak Saling Berkaitan

Pasca gempa Cianjur yang menimbulkan korban jiwa, sejumlah gempa bumi menyusul terjadi setelahnya. Masyarakat pun was was.

Kamis, 8 Desember 2022
A A
Dosen Teknik Geologi UGM, Gayatri Indah Marliyani. Foto @GMarliyani/Twitter.

Dosen Teknik Geologi UGM, Gayatri Indah Marliyani. Foto @GMarliyani/Twitter.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pasca gempa Cianjur pada 21 November 2022, sejumlah rentetan gempa bumi terjadi di sejumlah titik di Pulau Jawa. Diikuti gempa Garut, Jawa Barat pada 3 Desember 2022 pukul 16.49 WIB dengan magnitudo 6,4 berpusat di kedalaman 118 kilometer dan berjarak 52 kilometer barat daya Garut.

Sehari kemudian, gempa Bangkalan, Madura terjadi pada 4 Desember 2022 pukul 22.02 WIB. Lokasi gempa pada koordinat 6.42 lintang selatan dan 112.60 bujur timur berjarak 77 kilometer barat laut Bangkalan.

Pada hari yang sama juga terjadi gempa Gunungkidul, DI Yogyakarta pada 4 Desember 2022 sebanyak empat kali guncangan pada malam hari. Disusul gempa Jember, Jawa Timur pada 6 Desember 2022 dengan magnitudo 6,2. Kemudian gempa-gempa lainnya.

Baca Juga: Update Terkini Erupsi Semeru, Gempa Garut, dan Gerakan Tanah Cianjur

Apakah rentetan gempa tersebut saling berkaitan?

“Gempa Cianjur tidak memicu gempa yang terjadi di wilayah lain di Indonesia,” kata Pakar gempa dan Dosen Teknik Geologi UGM, Doktor Gayatri Indah Marliyani, 7 Desember 2022.

Kejadian gempa yang terkait dengan gempa di Cianjur hanya rentetan gempa susulan yang terkonsentrasi di sekitar daerah episenter dengan frekuensi dan magnitudo yang semakin mengecil. Gempa Garut berkaitan dengan proses subduksi. Sedangkan kejadian gempa di Probolinggo terkait dengan aktivitas sesar aktif Probolinggo yang berada di darat.

Gempa Garut terjadi di zona intraplate lempeng IndoAustralia yang menyusup di bawah Pulau Jawa. Sementara gempa di Jatim berada pada zona prisma akresi di zona subduksi Jawa bagian timur.

Baca Juga: UII, Penegak Hukum Harus Bisa Bedakan Tindak Pidana dan Kritik agar Tak Serampangan

“Dilihat dari jenis kegempaan dan lokasi sumber gempanya, gempa-gempa tersebut tidak berkaitan satu sama lain,” jelas Gayatri.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Gayatri Indah MarliyaniGempa bumigempa Cianjurgempa Garutgempa Gunungkidulgempa Jemberzona intraplate lempeng IndoAustraliazona subduksi

Editor

Next Post
Gempa darat Sukabumi, Jawa Barat, dengan magnitudo 5,8 pada Kamis, 8 Desember 2022, pukul 07.50 WIB. Foto Google Earth berdasarkan titik koordinat episenter gempa Sukabumi.

Ini Sumber Gempa Darat Sukabumi Dirasakan hingga Bandar Lampung

Discussion about this post

TERKINI

  • Penampakan permukaan peraran Danau Toba di Sumatra Utara. Foto Thiadon/Pixabay.com.Penurunan Muka Air Danau Toba Pasca 1984 Ekstrem, Mengapa?
    In Rehat
    Rabu, 22 Juli 2026
  • Dampak diberlakukannya penutupan TPA Piyungan mulai 23 Juli hingga 5 September, sejumlah tumpukan sampah mulai terlihat di Kota Yogyakarta. Foto Forpi Kota Yogyakarta.Proyek PSEL Yogyakarta Ditunda, Mengapa Konsorsium Pemenang Tender Sudah Diumumkan?
    In News
    Selasa, 21 Juli 2026
  • Ilustrasi regenerasi pohon. Foto Agnieszka/Pixabay.com.Mekanisme Regenerasi Pohon dan Nilai Spiritual Ekologis dalam Al-Qur’an
    In IPTEK
    Senin, 20 Juli 2026
  • Kebakaran di TPA Benowo di Surabaya, 19 Juli 2026. Foto Dok. DKPKP Surabaya.TPA Benowo Terbakar, Risiko Sistem Pemrosesan Sampah Open Dumping
    In Bencana
    Senin, 20 Juli 2026
  • Mengenal orangutan tapanuli. Foto Dok PPID Kemenlhk.Survei Terbaru Populasi Orangutan Sumatera dan Tapanuli Jadi Pijakan Kebijakan Konservasi
    In News
    Sabtu, 18 Juli 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media