Pasca kejadian, BPBD Kepulauan Talaud bersama BPBD Sulawesi Utara melakukan pemantauan dan monitoring di lapangan untuk mengidentifikasi dampak gempa serta mengantisipasi potensi gempa susulan.
Berdasarkan pembaruan data yang dihimpun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Minggu, 11 Januari 2026 pukul 13.00 WIB, ada 12 kepala keluarga terdampak. Kerusakan materiil sementara berupa pada 12 unit rumah dan 2 fasilitas kesehatan yang masih dalam proses verifikasi.
“Masyarakat agar tetap tenang dan waspada, menghindari bangunan yang retak atau berpotensi roboh,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari.
Masyarakat juga diminta tidak mudah terpengaruh isu atau informasi yang tidak diverifikasi. Serta selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG, BNPB, dan BPBD setempat terkait kemungkinan gempa susulan. [WLC02]







Discussion about this post