Rabu, 2 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa Dalam Guncang Laut Jawa, BMKG Ingatkan Potensi Tsunami Selatan Jawa

Jumat, 4 Agustus 2023
A A
Gempa dalam Laut Jawa magnitudo 5,5 pada Jumat, 4 Agustus 2023. Foto tangkap layar Google Earth pusat gempa dalam Laut Jawa, Bangkalan, Jawa Timur, berdasarkan koordinat BMKG.

Gempa dalam Laut Jawa magnitudo 5,5 pada Jumat, 4 Agustus 2023. Foto tangkap layar Google Earth pusat gempa dalam Laut Jawa, Bangkalan, Jawa Timur, berdasarkan koordinat BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gempa dalam magnitudo 5,5 guncang Laut Jawa pada Jumat, 4 Agustus 2023, pukul 07.31 WIB. Sumber gempa dalam Laut Jawa yang berjarak 91 kilometer arah timur laut Bangkalan, Jawa Timur, itu dipicu aktivitas deformasi batuan akibat slab-pull mechanism pada slab Lempeng Indo-Australia yang tersubduksi ke bawah Lempeng Eurasia.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menegaskan, aktivitas gempa dalam Laut Jawa tidak berpotensi tsunami.

Pusat gempa berada pada koordinat 6,24 derajat Lintang Selatan, 113,12 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 91 kilometer arah timur Laut Bangkalan, Jawa Timur pada kedalaman 582 kilometer.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Lagi Ancaman Gempa Megathrust di Selatan Jawa, Siapkan Mitigasi

Gempa 5,5 magnitudo di Laut Jawa, menurut Daryono, merupakan jenis gempa bumi dalam.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault),” kata Daryono.

Guncangan dampak gempa dalam laut Jawa, dirasakan di daerah Karangkates, Pacitan, Denpasar dan Kuta dengan skala intensitas II MMI yakni, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Baca Juga: Gempa Dalam di Laut Flores 5,3 Magnitudo Dipicu Slab Pull Lempeng Indo Australia

Monitoring Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hingga pukul 07.42 WIB, tidak ada gempa susulan atau aftershocks.

Potensi Tsunami Selatan Jawa

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menegaskan bahwa keberadaan sumber gempa Sesar Opak di Daerah Istimewa Yogyakarta, yang memiliki magnitudo tertarget 6,6 magnitudo dan sumber gempa subduksi lempeng atau megathrust dengan magnitudo tertarget 8,7 magnitudo di selatan Jawa masih terus aktif.

Tak cuma gempa, kata Dwikorita, ada potensi tsunami setinggi 8 hingga 10 meter yang bisa menerjang pantai Selatan Jawa.

Dwikorita menegaskan, pelatihan mitigasi kebencanaan kepada masyarakat di wilayah Yogyakarta harus terus dilakukan secara berkelanjutan. Langkah ini penting untuk terus meningkatkan ketangguhan yang berkelanjutan (sustainable resilience).

Baca Juga: Dampak Gempa Dalam di Laut Jawa Magnitudo 6,9 Satu Warga di Bali Meninggal Dunia

“Sesar Opak merupakan sumber gempa yang jalurnya terletak di daratan ini memang aktif dan belum berhenti aktivitasnya. Sedangkan di Samudra Hindia selatan Yogyakarta juga terdapat sumber gempa subduksi lempeng atau megathrust, yang juga masih sangat aktif,” kata Dwikorita dalam siaran pers BMKG pada Kamis, 3 Agustus 2023.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Ancaman gempa megathrust selatan Pulau JawaGempa Bantulgempa dalamgempa dalam Laut JawaKepala BMKG Dwikorita KarnawatiLempeng Indo AustraliaSesar Opak

Editor

Next Post
Pakar Genetika Ekologi IPB University, Prof. Ronny Rachman Noor. Foto fapet.ipb.ac.id.

Ronny Rachman Noor: Satwa Liar Bukan Hewan Peliharaan

Discussion about this post

TERKINI

  • Konferensi pers PCS 2026 bertema “Dekolonisasi Konservasi: Menegaskan Kedaulatan Rakyat atas Pengetahuan dan Tata Kelola Keanekaragaman Hayati di Indonesia” di GIK UGM, 1 September 2026. Foto Dok. PCS 2026.PCS 2026: Menjaga Keanekaragaman Hayati Tak Bisa Lepas dari Menjaga Masyarakat Adat
    In News
    Rabu, 2 September 2026
  • Ladang padi aktif dan hutan dalam satu lanskap sebagai gambaran sistem perladangan gulir balik masyarakat Dayak Iban Sungai Utik. Foto Dok. Rifki Sungkar/SITH ITB.Belajar Memahami Api dalam Sistem Perladangan Masyarakat Dayak Iban Sungai Utik
    In IPTEK
    Selasa, 1 September 2026
  • Karhutla di lahan gambut. Foto Dok. Walhi.Ribuan Titik Api di Lahan Gambut dan Konsesi, Walhi: Bukti Negara Gagal Memaksa Korporasi Bertanggung Jawab
    In Lingkungan
    Senin, 31 Agustus 2026
  • Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra utara, 31 Agustus 2026 pukul 11.19. Foto Dok. Magma Indonesia.Gunung Sinabung Berstatus Siaga, PVMBG: Dimungkinkan Terjadi Erupsi Lebih Besar
    In Bencana
    Senin, 31 Agustus 2026
  • Sampurna, orangutan jantan yang ditemukan lemas akibat karhutla di Ketapang, Kalimantan Barat. Foto Dok. Kemenhut.Orangutan Ditemukan Lemah Akibat Asap Karhutla di Ketapang
    In News
    Minggu, 30 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media