Rabu, 1 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa Dalam Guncang Laut Jawa, BMKG Ingatkan Potensi Tsunami Selatan Jawa

Jumat, 4 Agustus 2023
A A
Gempa dalam Laut Jawa magnitudo 5,5 pada Jumat, 4 Agustus 2023. Foto tangkap layar Google Earth pusat gempa dalam Laut Jawa, Bangkalan, Jawa Timur, berdasarkan koordinat BMKG.

Gempa dalam Laut Jawa magnitudo 5,5 pada Jumat, 4 Agustus 2023. Foto tangkap layar Google Earth pusat gempa dalam Laut Jawa, Bangkalan, Jawa Timur, berdasarkan koordinat BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gempa dalam magnitudo 5,5 guncang Laut Jawa pada Jumat, 4 Agustus 2023, pukul 07.31 WIB. Sumber gempa dalam Laut Jawa yang berjarak 91 kilometer arah timur laut Bangkalan, Jawa Timur, itu dipicu aktivitas deformasi batuan akibat slab-pull mechanism pada slab Lempeng Indo-Australia yang tersubduksi ke bawah Lempeng Eurasia.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menegaskan, aktivitas gempa dalam Laut Jawa tidak berpotensi tsunami.

Pusat gempa berada pada koordinat 6,24 derajat Lintang Selatan, 113,12 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 91 kilometer arah timur Laut Bangkalan, Jawa Timur pada kedalaman 582 kilometer.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Lagi Ancaman Gempa Megathrust di Selatan Jawa, Siapkan Mitigasi

Gempa 5,5 magnitudo di Laut Jawa, menurut Daryono, merupakan jenis gempa bumi dalam.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault),” kata Daryono.

Guncangan dampak gempa dalam laut Jawa, dirasakan di daerah Karangkates, Pacitan, Denpasar dan Kuta dengan skala intensitas II MMI yakni, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Baca Juga: Gempa Dalam di Laut Flores 5,3 Magnitudo Dipicu Slab Pull Lempeng Indo Australia

Monitoring Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hingga pukul 07.42 WIB, tidak ada gempa susulan atau aftershocks.

Potensi Tsunami Selatan Jawa

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menegaskan bahwa keberadaan sumber gempa Sesar Opak di Daerah Istimewa Yogyakarta, yang memiliki magnitudo tertarget 6,6 magnitudo dan sumber gempa subduksi lempeng atau megathrust dengan magnitudo tertarget 8,7 magnitudo di selatan Jawa masih terus aktif.

Tak cuma gempa, kata Dwikorita, ada potensi tsunami setinggi 8 hingga 10 meter yang bisa menerjang pantai Selatan Jawa.

Dwikorita menegaskan, pelatihan mitigasi kebencanaan kepada masyarakat di wilayah Yogyakarta harus terus dilakukan secara berkelanjutan. Langkah ini penting untuk terus meningkatkan ketangguhan yang berkelanjutan (sustainable resilience).

Baca Juga: Dampak Gempa Dalam di Laut Jawa Magnitudo 6,9 Satu Warga di Bali Meninggal Dunia

“Sesar Opak merupakan sumber gempa yang jalurnya terletak di daratan ini memang aktif dan belum berhenti aktivitasnya. Sedangkan di Samudra Hindia selatan Yogyakarta juga terdapat sumber gempa subduksi lempeng atau megathrust, yang juga masih sangat aktif,” kata Dwikorita dalam siaran pers BMKG pada Kamis, 3 Agustus 2023.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Ancaman gempa megathrust selatan Pulau JawaGempa Bantulgempa dalamgempa dalam Laut JawaKepala BMKG Dwikorita KarnawatiLempeng Indo AustraliaSesar Opak

Editor

Next Post
Pakar Genetika Ekologi IPB University, Prof. Ronny Rachman Noor. Foto fapet.ipb.ac.id.

Ronny Rachman Noor: Satwa Liar Bukan Hewan Peliharaan

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media