Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa Dangkal Darat 5,4 Magnitudo Guncang Mamberamo Raya Papua

Kamis, 21 Maret 2024
A A
Gempa dangkal darat di Kabupaten Mamberamo Raya, Papua, dengan magnitudo 5,4 yang dipicu aktivitas Sesar Yapen. Foto Google Earth berdasarkan koordinat episenter gempa BMKG.

Gempa dangkal darat di Kabupaten Mamberamo Raya, Papua, dengan magnitudo 5,4 yang dipicu aktivitas Sesar Yapen. Foto Google Earth berdasarkan koordinat episenter gempa BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gempa dangkal yang berpusat di darat mengguncang Kabupaten Mamberamo Raya, Provinsi Papua pada Kamis, 21 Maret 2024, pukul 07.19 WIB. Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, dampak gempa dangkal darat Mamberamo Raya dengan kekuatan 5,4 magnitudo dirasakan hingga skala V Modified Mercalli Intensity (MMI), yakni getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangannya menjelaskan, wilayah Benuki, Mamberamo Raya, Papua diguncang gempa tektonik.

Analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update 5,2 magnitudo. Episenter gempa terletak pada koordinat 2,14 derajat Lintang Selatan, 137,53 derajat Bujur Timur.

Baca Juga: Pemicu Gempa Dangkal 5,5 Magnitudo di Supiori Papua

“Berlokasi di darat pada jarak 50 kilometer Barat Laut Mamberamo Raya, Papua pada kedalaman 10 kilometer,” kata Daryono.

Dikatakan Daryono, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal diduga akibat adanya aktivitas Sesar Yapen .

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike slip),” jelas Daryono.

Baca Juga: Dampak Gempa Megathrust di Selatan Jawa Melebihi Tsunami Aceh, Mitigasi Serius Segera

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGgempa dangkal daratgempa dangkal darat Mamberamo Rayagempa PapuaSesar Yapen

Editor

Next Post
Evakuasi warga terdampak banjir Demak. Foto Pusdalops BNPB.

Banjir Demak, Tanggul Kembali Jebol Presiden Instruksikan Segera Diatasi

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media