“Hingga pukul 20.25 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock),” imbuh Daryono.
Gempa Luwu Timur
Sebelumnya, BMKG melaporkan kejadian gempa dangkal wilayah Luwu Timur, Sulawesi Selatan, pada Jumat, 7 Maret 2025, pukul 15.34.04 WIB, berkekuatan 5,2 magnitudo.
Pusat gempa terletak pada koordinat 2,49 derajat Lintang Selatan, 121,01 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di darat 20 kilometer barat laut Luwu Timur, Sulawesi Selatan, pada kedalaman 10 kilometer.
Dijelaskan Daryono, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Matano, memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip).
Baca Juga: Kepala Daerah Baru Perlu Adaptasi Merespons Cepat Peringatan Dini Cuaca Ekstrem
Gempa ini dirasakan di daerah Malili, Mangkutana, dan Wasuponda dengan skala intensitas III hingga IV MMI yakni, bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah. Sementara di daerah Bungku gempa dirasakan dengan skala intensitas III MMI.
BMKG mengimbau warga agar tetap tenang, menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. [WLC01]
Sumber: Inatews BMKG
Discussion about this post