Baca Juga: Letusan Pertama Gunung Semeru di 2023, Kerinci Kembali Erupsi
Sementara di Kota Bengkulu, Argamakmur, Liwa, dan Oku Selatan guncangan gempa dirasakan dengan skala intensitas III MMI yakni, getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu. Di daerah Kepahiang gempa dirasakan pada skala intensitas II-III MMI yakni, getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Daerah Sekincau dirasakan dengan skala intensitas II MMI yakni getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
“Hingga pukul 06.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock),” imbuh Daryono.
Baca Juga: Penanganan Gempa Maluku, BNPB Salurkan Dana Rp1,6 Miliar
Berdasarkan catatan Wanaloka.com, gempa dangkal Kaur, Bengkulu perna terjadi pada 23 Agustus 2022, dengan magnitudo 6,5 dirasakan hingga skala intensitas V MMI yakni, getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.
Episentrum gempa berada di laut terletak pada koordinat 5.22 derajat Lintang Selatan, 102.95 derajat Bujur Timur, yang berjarak 64 kilometer barat daya Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, pada kedalaman 12 kilometer. [WLC01]
Sumber: Inatews BMKG







Discussion about this post