Wanaloka.com – Gempa darat berkekuatan 5,7 magnitudo guncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Selasa, 27 Januari 2026, pukul 08.20 WIB. Badan Meteorologi, Klimatilogi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, guncangan gempa tektonik yang pusat di darat itu, mencapai skala intensitas IV Modified Mercalli Intensity (MMI), yakni guncangan dirasakan banyak orang.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan, episenter gempa terletak pada koordinat 8,18 derajat Lintang Selatan, 111,33 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di darat 24 kilometer arah Tenggara Pacitan, Jawa Timur, pada kedalaman 122 km.
“Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng,” kata Daryono.
Baca juga: Kemunculan Sinkhole Menjadi Alarm Kegagalan Pengelolaan Tanah dan Air
Hasil analisis BMKG, mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.
Daryono menjelaskan, gempa darat Pacitan ini dirasakan di daerah Pacitan, Karangkates, Tulungagung dengan skala intensitas III hingga IV MMI, bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.
Guncangan gempa juga dirasakan di daerah Malang, Nganjuk, Ponorogo, dan Blitar dengan skala intensitas III MMI, yakni getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.







Discussion about this post