Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Geopark Ijen Ada Danau Kawah Paling Asam yang Berapi Biru di Banyuwangi

Gunung Ijen menjadi dasar pembentukan cerita geologi di kawasan ini serta hubungannya dengan unsur lingkungan dan budaya setempat.

Rabu, 3 Juli 2024
A A
Danau Gunung Ijen. Foto Dok. BKSDA Jawa Timur.

Danau Gunung Ijen. Foto Dok. BKSDA Jawa Timur.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Riset BRIN, Kratom Berpotensi Manfaat untuk Bahan Baku Obat Kanker

Di dalam PIGGI, publik disajikan sejarah terbentuknya kawasan Geopark Ijen yang dimulai dari ribuan tahun yang lalu. Tidak hanya aspek geologi, di dalam PIGGI ini publik juga bisa mengetahui kekayaan flora-fauna, arkeologi, dan peninggalan budaya lainnya.

Geopark Ijen adalah kawasan seluas 4,723 km2 terletak di dua wilayah kabupaten, yaitu Banyuwangi dan Bondowoso di Jawa Timur. Nama Ijen diambil dari nama Gunung Ijen yang menjadi dasar pembentukan cerita geologi di kawasan ini serta hubungannya dengan unsur lingkungan dan budaya setempat.

Baca Juga: BMKG Ikut Penelitian Laut Dalam Selama 16 Hari Bersama Ocean-X

Terdapat 21 situs geologi yang dikembangkan dari skala nasional hingga internasional. Salah satu fenomena luar biasa adalah Kawah Ijen, danau kawah paling asam di bumi dengan api biru yang muncul di daerah sulfatara.

Geopark Ijen adalah salah satu dari 10 UNESCO Global Geopark di Indonesia. Geopark ini resmi ditetapkan sebagai bagian dari Unesco Global Geopark dalam konferensi internasional ke-10 di Marrakesh, Maroko, pada 9 September 2023. Pengukuhan ini menandai pengakuan internasional terhadap nilai penting geologi, biologi, dan budaya yang dimiliki oleh Geopark Ijen. [WLC02]

Sumber: Kementerian ESDM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Badan Geologi Kementerian ESDMGeopark IjenGunung IjenKabupaten BanyuwangiUNESCO Global Geopark

Editor

Next Post
Hujan masih turun pada puncak musimkemarau 2024.Foto Dok. BMKG.

Juli-Agustus Puncak Kemarau, Potensi Hujan Masih Berlangsung 5-11 Juli

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media