Jumat, 17 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gunung Ibu Erupsi Lagi, Material Terbawa Angin ke Lokasi Pengungsian

Minggu, 2 Juni 2024
A A
Erupsi Gunung Ibu di Halmahera Barat, Ahad, 2 Juni 2024 pukul 12.35 WIT. Foto Istimewa.

Erupsi Gunung Ibu di Halmahera Barat, Ahad, 2 Juni 2024 pukul 12.35 WIT. Foto Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gunung Ibu kembali mengalami erupsi, Ahad, 2 Juni 2024 pukul 12.35 WIT. Gunung api di Kabupaten Halmahera Barat itu memuntahkan material berupa abu beserta pasir vulkanik. Erupsi itu ditandai adanya muntahan kolom abu setinggi kurang lebih 7.000 meter dari kawah puncak utama atau 8325 meter di atas permukaan laut. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 373 detik.

Secara visual, kolom abu erupsi gunung api itu tidak terlihat jelas dari pos pengamatan karena tertutup kabut dan awan tebal. Namun kolom abu tampak terlihat membumbung tinggi ke angkasa dari Desa Duono.

Saat erupsi, angin bertiup ke arah barat. Muntahan material vulkanik terbawa angin hingga turun ke wilayah Pos PGA, termasuk lokasi pengungsian warga di lapangan Desa Gam Ici yang bersebelahan dengan pos tersebut.

Baca Juga: Pencarian Korban Banjir Bandang Kabupaten OKU Dihentikan

Sehari sebelumnya, berdasarkan data Magma Indonesia, Gunung Ibu juga erupsi pada tanggal 1 Juni 2024, pukul 11:03 WIT. Tinggi kolom letusan teramati sekitar 5000 meter di atas puncak atau sekitar 6325 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 265 detik.

Tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Barat menuju lokasi terdampak untuk melakukan monitoring dan Tindakan yang dianggap perlu dalam penanganan darurat.

“Situasi cukup kondusif saat erupsi. Tidak ada kepanikan warga,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

Baca Juga: Atasi Kekeringan, BMKG Isi 35 Waduk dengan Operasi Modifikasi Cuaca

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BNPBErupsi Gunung IbuGunung IbuKabupaten Halmahera Baratkolom abuMagma IndonesiaPVMBG Badan Geologi

Editor

Next Post
Ilustrasi pertambangan. Foto dok. Aliansi Sulawesi

Konsesi Tambang Ormas Keagamaan, NU Siapkan SDM dan Muhammadiyah Tak Buru-buru

Discussion about this post

TERKINI

  • Tanah longsor di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Mei 2026. Foto BPBDKabupaten Bogor.Pulau Jawa Hadapi Tekanan Ekologis, Negara Harus Hentikan Perampasan Ruang Hidup
    In News
    Kamis, 16 Juli 2026
  • Ilustrasi bocah minum air karena kepanasan. Foto Pezibear/Pixabay.com.Kesadaran Masyarakat atas Heatstroke dan Heat Stress Rendah, Ini Alasannya
    In IPTEK
    Jumat, 10 Juli 2026
  • Ilustrasi orang mengalami heatstroke. Foto Cloud Purple/Pixabay.com.Alarm Dua Kematian Bulan Juni, Heatstroke dan Heat Stress Belum Jadi Perhatian 
    In IPTEK
    Kamis, 9 Juli 2026
  • Ilustrasi tanaman sorgum. Foto RJA1988/Pixabay.com.Kerentanan Pangan Akibat El Nino dan Kemarau Panjang 2026: Kekeringan hingga Ancaman Hama
    In IPTEK
    Senin, 29 Juni 2026
  • Penambangan nikel. Foto djkn.kemenkeu.go.id.Walhi: Kemiskinan Indonesia Naik Akibat Ekonomi Dibangun di Atas Kerusakan Lingkungan
    In News
    Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media