Jumat, 23 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi, 10 Tewas dan Rumah Warga Terbakar

Senin, 4 November 2024
A A
Kondisi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur yang erupsi dan berdampak terbakarnya rumah warga, 4 November 2024. Foto Magma Indonesia.

Kondisi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur yang erupsi dan berdampak terbakarnya rumah warga, 4 November 2024. Foto Magma Indonesia.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, mengalami erupsi atau letusan dengan kolom asap yang tidak teramati, Minggu, 3 November 2024 pukul 23.57 WITA dalam status Level III atau SIAGA. Letusan tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47,3 mm dan durasi sekitar 24 menit 10 detik.

“Akibat erupsi ini, material pijar menyebar hingga menyebabkan kebakaran di pemukiman warga,” kata Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Muhammad Wafid dalam konferensi pers di Bandung, Senin, 4 November 2024.

Kemudian pada pukul 24.00 WITA, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan statusnya ke level IV atau AWAS pada pukul 24.00 WITA karena peningkatan sejumlah parameter aktivitas vulkanik.

Baca Juga: Potensi Kriminalisasi Warga di Morowali Tinggi Demi Hilirisasi Mineral

“Erupsi lanjutan terjadi pada pukul 01.34 dan 02.24 WITA dengan kekuatan yang lebih kecil dibanding erupsi pertama,” imbuh Wafid.

Operasi tanggap darurat masih berlangsung pascaerupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Upaya pencarian dan pertolongan terus dilakukan untuk memastikan semua korban terevakuasi dari lokasi terdampak.

Badan Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas yang berbasis di Kabupaten Maumere memutakhirkan data korban tewas akibat letusan per Senin, 4 November 2024 pukul 11.51 WITA menjadi 10 orang.

Baca Juga: Ani Mardiastuti, Penelitian Ekosistem Air Terjun di Indonesia Masih Terbatas

“Sembilan warga berhasil dievakuasi petugas SAR dan 1 lagi masih berada di reruntuhan,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari dalam siaran tertulis.

Pemantauan hingga siang ini, pukul 12.30 WITA, erupsi tersebut berdampak pada kerusakan rumah penduduk di radius area 7 km dari puncak gunung. Selain itu, hujan abu juga turun pada radius tersebut.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, terutama daerah Dulipali, Padang Pasir dan Nobo.

Baca Juga: Proyek IKN Dinilai Mengancam Kekayaan Biodiversitas Teluk Balikpapan

Evakuasi warga

Setelah status Gunung Lewotobi Laki-laki menjadi AWAS, Wafid meminta warga terdampak erupsi dievakuasi ke luar radius aman 7 kilometer dari kawah.

“Jika terjadi letusan kembali, para pengungsi tidak akan terdampak,” ujar Wafid.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Gunung Lewotobi Laki-lakiKabupaten Flores TimurPVMBG Badan Geologistatus AWASStatus Siaga

Editor

Next Post
Rumah warga yang rusak akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, 4 November 2024. Foto BPBD Flores Timur.

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki Sempat Terhenti 1 November, Diduga Tersumbat

Discussion about this post

TERKINI

  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
  • Bencana Sumatra. Foto Walhi.Tidak Tetapkan Bencana Sumatra Sebagai Bencana Nasional, Prabowo Digugat
    In News
    Senin, 19 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Mitigasi Krisis Iklim, Suhu Permukaan Meningkat Tren Curah Hujan Menurun
    In Lingkungan
    Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Ratusan Perempuan Adat dari berbagai wilayah Nusantara berkumpul dalam Temu Nasional (Temunas) IV di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto Dok Perempuan AMAN.Temunas IV Perempuan AMAN: Perempuan Adat Perkuat Kepemimpinan dan Kedaulatan
    In News
    Jumat, 16 Oktober 2026
  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media