Sabtu, 27 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ani Mardiastuti, Penelitian Ekosistem Air Terjun di Indonesia Masih Terbatas

Air terjun menjadi habitat tumbuhan dan satwa liar. Spesies yang sulit ditemukan di tempat lain mungkin bisa ditemukan di sana.

Minggu, 3 November 2024
A A
Guru Besar Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata IPB University, Prof. Ani Mardiastuti. Foto LinkedIn.

Guru Besar Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata IPB University, Prof. Ani Mardiastuti. Foto LinkedIn.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Air terjun bukan sekadar keindahan alam, tetapi juga memiliki banyak aspek ekologis dan budaya yang perlu diperhatikan. Air terjun bukan hanya tempat rekreasi, melainkan juga dapat menjadi bagian dari budaya lokal. Serta menarik wisatawan yang ingin belajar tentang kebudayaan dan tradisi setempat.

Sebab air terjun adalah bagian dari ekosistem yang kompleks, mengandung keanekaragaman hayati yang perlu dilindungi. Juga punya potensi geowisata yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran dan edukasi masyarakat.

“Dari pemandangan yang indah hingga proses geologis dan ekosistem yang ada di sekitarnya, semuanya berkontribusi pada keunikan air terjun,” ungkap Dosen IPB University di Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata (KSHE), Fakultas Kehutanan dan Lingkungan (Fahutan) Prof. Ani Mardiastuti membahas potensi geowisata air terjun dalam Webinar Nasional bersama Tunas Hijau Indonesia, Sabtu, 2 November 2024.

Baca Juga: Proyek IKN Dinilai Mengancam Kekayaan Biodiversitas Teluk Balikpapan

Unik tapi masih terbatas

Saat ini, penelitian tentang ekosistem air terjun di Indonesia masih terbatas. Meskipun banyak yang sudah meneliti, tetapi masih banyak potensi yang belum tergali, terutama di daerah terpencil. Perlu lebih banyak penelitian untuk memahami dan melestarikan keanekaragaman hayati di sekitar air terjun.

Dari segi keanekaragaman hayati di sekitar air terjun, Ani menjelaskan bahwa kawasan ini merupakan habitat bagi berbagai tumbuhan dan satwa liar.

“Ini adalah tempat yang unik. Kita dapat menemukan spesies yang mungkin sulit ditemui di tempat lain,” kata dia.

Baca Juga: Aktivitas Kegempaan Gunung Lamongan Meningkat, Waspada Retakan Tanah

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Air TerjunIPB Universitykeanekaragaman hayatimicroclimateProf Ani Mardiastuti

Editor

Next Post
Warga di Morowali memblokade jalan yang diklaim perusahaan mineral pada Juni 2024. Foto Walhi Sulteng.

Potensi Kriminalisasi Warga di Morowali Tinggi Demi Hilirisasi Mineral

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media