Sabtu, 5 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi, Atap Rumah Warga Rusak

Sabtu, 19 Oktober 2024
A A
Dampak hujan abu dan pasir dari erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Foto 18 Oktober 2024. Foto BPBD Flores Timur.

Dampak hujan abu dan pasir dari erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Foto 18 Oktober 2024. Foto BPBD Flores Timur.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur kembali mengalami erupsi antara pukul 06.00 hingga 12.00 waktu setempat, Jumat, 18 Oktober 2024. Berdasarkan laporan visual yang diterima BNPB pada pukul 14.50 WIB, kondisi mutakhir menunjukkan erupsi terjadi bersamaan dengan hujan disertai abu vulkanik dan pasir terjadi.

“Akibatnya, atap rumah warga mengalami kerusakan,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam siaran tertulis tertanggal 19 Oktober 2024.

Erupsi gunungapi Lewotobi Laki-Laki juga memberikan dampak bencana sekunder berupa banjir lahar setelah hujan mengguyur di kawasan puncak. Dalam laporan rekaman visual, aliran banjir lahar mengalir cukup deras melewati jalanan perkampungan desa dan menghantam lahan perkebunan warga. Tidak ada kerusakan infrasktruktur akibat banjir lahar tersebut namun warga tetap harus meningkatkan kewaspadaan.

Baca Juga: KKP akan Adopsi Pengelolaan Sedimentasi Laut Perairan Morodemak di Pesisir Lain

Sebelumnya Pos Pengamat Gunungapi Lewotobi Laki-Laki telah memberikan informasi peringatan dini terkait erupsi maupun potensi bencana sekunder yang ditimbulkan kepada warga termasuk kepada unsur forkopimda Flores Timur.

Gunungapi Lewotobi Laki-laki telah menunjukkan aktivitas vulkanik yang sedikit meningkat, khususnya pada periode 8 hingga 15 Oktober 2024. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat dari pengamatan visual kolom erupsi Gunungapi Lewotobi Laki-laki mengalami kenaikan dari yang sebelumnya rata-rata 300 sampai 900 meter meningkat menjadi 200 hingga 1.000 meter.

Pada periode tersebut juga terekam gempa guguran. Namun indikasinya masih berada di sekitar puncak Gunungapi Lewotobi Laki-laki. Data dari visual drone yang terekam menunjukkan pusat aktivitas berada di dua lubang erupsi, yakni kawah utama dan lubang erupsi yang terletak di barat laut. Namun aktivitas erupsi di lubang di barat laut lebih sering terjadi pada periode ini.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: erupsi Gunung Lewotobi Laki-lakihujan abu dan pasirNusa Tenggara TimurPVMBG

Editor

Next Post
Tasmanian tiger yang telah punah. Foto NFSA Films/youtube.

Tasmanian Tiger yang Sudah Punah Bisa ‘Hidup’ Kembali Lewat Teknologi DNA

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
  • Pantomimer Wanggi Hoed melakukan aksi pertunjukan untuk memprotes ekspor monyet ekor panjang pada Hari Primata Interasional di Titik Nol Kota Yogyakarta, 2 september 2026. Foto Dok. Forum United For Primates .Petisi untuk Pemerintah Indonesia: Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang untuk Penelitian!
    In News
    Rabu, 2 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media