Sabtu, 11 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Hari Pertama Tahun 2026, Indonesia Diguncang Tiga Gempa Menengah Skala 5 Magnitudo

Kamis, 1 Januari 2026
A A
Hari pertama tahun 2026, tiga wilayah Indonesia dilanda gempa jenis menengah. Episenter gempa 5,6 magnitudo pada Kamis, 1 Januari 2026, di wilayah Laut Banda, Maluku. Foto tangkap layar BMKG.

Hari pertama tahun 2026, tiga wilayah Indonesia dilanda gempa jenis menengah. Episenter gempa 5,6 magnitudo pada Kamis, 1 Januari 2026, di wilayah Laut Banda, Maluku. Foto tangkap layar BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Hari pertama tahun 2026, tiga wilayah Indonesia dilanda gempa jenis menengah dengan pusat atau episenter gempa berada di darat dan laut. Gempa yang terjadi di wilayah Sulawesi Utara, Maluku dan Papua Pegunungan pada Kamis, 1 Januari 2026, tidak berpotensi tsunami.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan ketiga gempa yang terjadi di hari pertama tahun 2026, itu berskala di atas 5 magnitudo.

Gempa pertama tercatat mengguncang wilayah Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada Hari pukul 09.56 WIB, dengan skala 5,0 magnitudo. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan tertulisnya, menjelaskan, hasil analisis menunjukkan skala gempa memiliki parameter update 4,7 magnitudo.

Baca juga: Tahun 2026, Tetaplah Bodoh

Episenter gempa terletak pada koordinat 4,95 derajat Lintang Utara,  127,37 derajat Bujur Timur, berlokasi di laut pada jarak 38 kilometer arah Timur Laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, pada kedalaman 83 kilometer.

“Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Filipina. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” sebut Daryono.

BMKG menegaskan, gempa ini tidak berpotensi tsunami. Namun, dampak gempa berdasarkan estimasi peta guncangan atau shakemap, gempa dirasakan pada skala III hingga IV MMI di daerah Nanusa. Skala intensitas IV MMI yakni bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.

Hasil monitoring BMKG hingga pukul 10.15 WIB, tidak ada gempa susulan.

Baca juga: Kegempaan Meningkat, Gunung Bur Ni Telong di Aceh Berstatus Siaga

Pada pukul 10.05 WIB, BMKG melaporkan terjadi gempa 5,6 magnitudo di wilayah Laut Banda, Maluku. Episenter gempa terletak pada koordinat 6,64 derajat Lintang Selatan, 130,02 derajat Bujur Timur, berlokasi di laut pada jarak 205 kilometer arah Barat Laut Tanimbar, Maluku, pada kedalaman 175 kilometer.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Gempa Daratgempa di Laut BandaGempa Kepulauan Talaudgempa menengahgempa PapuaTahun 2026

Editor

Next Post
Fosil gajah purba Elephas hysudrindicus yang ditemukan di Blora jadi koleksi Museum Geologi di Bandung, 29 Desember 2025. Foto Kementerian ESDM.

Jelang Seabad Museum Geologi Bandung, Bangun Peta Jalan Akses Kebumian untuk Masyarakat

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media