Sabtu, 30 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Hari Pertama Tahun 2026, Indonesia Diguncang Tiga Gempa Menengah Skala 5 Magnitudo

Kamis, 1 Januari 2026
A A
Hari pertama tahun 2026, tiga wilayah Indonesia dilanda gempa jenis menengah. Episenter gempa 5,6 magnitudo pada Kamis, 1 Januari 2026, di wilayah Laut Banda, Maluku. Foto tangkap layar BMKG.

Hari pertama tahun 2026, tiga wilayah Indonesia dilanda gempa jenis menengah. Episenter gempa 5,6 magnitudo pada Kamis, 1 Januari 2026, di wilayah Laut Banda, Maluku. Foto tangkap layar BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Daryono mengungkapkan, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Banda, memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip).

Gempa 5,6 magnitudo Laut Banda, Maluku ini dirasakan hingga skala intensitas IV MMI di daerah Maluku Tengah dan Maluku Barat Daya.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami,” sebut Daryono.

Baca juga: Libur Nataru di Yogyakarta, Potensi Hujan Lebat, Kemacetan dan Dampak Sosial Warga Lokal

Gempa ketiga di hari pertama tahun 2026, dilaporkan BMKG terjadi di darat wilayah Provinsi Papua Pegunungan, pukul 13.02 WIB. Gempa skala 5,4 magnitudi mengguncang wilayah Lanny Jaya, dengan pusat gempa atau episenter terletak pada koordinat 4,22 derajat Lintang Selatan, 138,44 derajat Bujur Timur, berlokasi di darat pada jarak 30 kilometer arah Tenggara Lanny Jaya, Papua Pegunungan, pada kedalaman 135 kilometer.

“Gempa merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya deformasi batuan. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa  memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” sebut Daryono.

Guncangan gempa ini dirasakan di daerah Wamena dengan skala intensitas II hingga III MMI, yakni getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Menurut Dayono, hingga pukul 13.17 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock. [WLC01]

Sumber: BMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Gempa Daratgempa di Laut BandaGempa Kepulauan Talaudgempa menengahgempa PapuaTahun 2026

Editor

Next Post
Fosil gajah purba Elephas hysudrindicus yang ditemukan di Blora jadi koleksi Museum Geologi di Bandung, 29 Desember 2025. Foto Kementerian ESDM.

Jelang Seabad Museum Geologi Bandung, Bangun Peta Jalan Akses Kebumian untuk Masyarakat

Discussion about this post

TERKINI

  • Tim dari BMKg melakukan inpeksi sistempemantauan gempa dan tsunami di Bali, 27 Desember 2024. Foto Dok. BMKG.Pengembangan Sistem Geohazard Gempa Bumi yang Akurat dan Real Time
    In IPTEK
    Rabu, 27 Mei 2026
  • Dampak bencana ekologis di Sumatra. Foto Kementerian Kehutanan.Andalas Pastikan Ruang dan Penghidupan Bentang Alam Sumatra Kritis
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Mei 2026
  • Ilustrasi daging kurban dibungkus daun jati. Foto kemenagsidoarjo.com.Tantangan Pascakurban: Pengolahan Limbah, Penyimpanan Daging dan Risiko Zoonosis
    In Rehat
    Selasa, 26 Mei 2026
  • Ilustrasi PLTU batu bara. Foto jplenio/pixabay.comWalhi Region Jawa Desak Pensiunkan Dini Pembangkit Listrik Energi Fosil
    In News
    Senin, 25 Mei 2026
  • Ilustrasi kuda laut. Foto Aristal/Pixabay.com.Spesies Kuda Laut di Indonesia Terancam Penangkapan Tanpa Batas
    In Rehat
    Minggu, 24 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media