Senin, 2 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Hujan Abu di Boyolali dan Magelang Akibat Awan Panas Merapi 2 Kilometer

Sabtu, 2 Desember 2023
A A
Luncuran awan panas Gunung Merapi pada 1 Desember 2023 malam. Foto CCTV BPPTKG - Badan Geologi.

Luncuran awan panas Gunung Merapi pada 1 Desember 2023 malam. Foto CCTV BPPTKG - Badan Geologi.

Share on FacebookShare on Twitter

Ia juga akan mengundang Kepala Desa Tlogolele dan Klakah, Camat Selo dan seluruh unsur Forkopimcam untuk mereview rencana kontijensi pada Selasa pekan depan. Langkah tersebut diambil usai berkomunikasi dengan Kepala BPTTKG terkait aktivitas vulkanik Merapi. Sebab peningkatan kapasitas masyarakat harus lebih ditingkatkan untuk langkah mitigasi dan kesiapsiagaan dari adanya fenomena APG Gunung Merapi yang masih terjadi hingga hari ini.

“Kami akan meninjau kembali rencana kontijensi. Ini kaitannya dengan peningkatan kapasitas masyarakat,” kata Suratno.

Baca Juga: Warga Wadas Gugat Pemerintah dengan Gugatan Perbuatan Melawan Hukum

Abu Vulkanik Sampai ke Magelang
Abu vulkanik dampak dari APG Merapi juga dilaporkan sampai ke wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Kepala Pelaksana BPBD Magelang, Edi Wasono menyebutkan bahwa Desa Banyoroto dan Wonolelo di Kecamatan Sawangan turut merasakan dampak tersebut. Namun intensitas hujan abu ringan dan tidak mengganggu aktivitas warga.

“Kami langsung turun membagikan masker ke desa terdampak. Tim kami juga standby siaga di sana,” ujar Edi.

Fenomena APG Merapi tersebut merupakan bagian dari rentetan aktivitas vulkanik yang terjadi sejak 11 Mei 2018 yang terus meningkat hingga November 2020. Peningkatan aktivitas vulkanik itu membuat status Gunung Merapi masih tetap di level III atau Siaga sejak 5 November 2020.

Baca Juga: Cegah Penularan Pneumonia dengan Jaga Jarak dan Hidup Bersih

BPPTKG juga merilis potensi bahaya hingga saat ini berupa guguran lava dan awan panas di sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Di sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

BPPTKG juga memberikan rekomendasi kepada masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya. Masyarakat juga diminta untuk mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Merapi serta mewaspadai bahaya lahar, terutama saat terjadi hujan di seputar Merapi. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Merapi akan segera ditinjau kembali. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Abu vulkanikawan panas guguranerupsi MerapiGunung MerapiKabupaten BoyolaliKabupaten Magelangwedus gembel

Editor

Next Post
Suasana usai banjir bandang membawa bebatuan besar di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, 2 Desember 2023. Foto Dok. BPBD Humbang Hasundutan.

Banjir Bandang Bawa Bebatuan Besar di Humbang Hasundutan, 12 Warga Hilang

Discussion about this post

TERKINI

  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
  • Bencana Sumatra. Foto Walhi.Tidak Tetapkan Bencana Sumatra Sebagai Bencana Nasional, Prabowo Digugat
    In News
    Senin, 19 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media