Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Hutan Indonesia Bukan Bahan Bakar, Hanwa Didesak Hentikan Impor Pelet Kayu

Jumat, 7 November 2025
A A
Ilustrasi penebangan pohon kayu di hutan. Foto Dok Soetana Hasby.

Ilustrasi penebangan pohon kayu di hutan. Foto Dok Soetana Hasby.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Organisasi masyarakat sipil Jepang dan Indonesia menyerahkan surat permintaan dan kuesioner ke Hanwa Co., Ltd. pada 6 November 2025. Mereka mendesak perusahaan tersebut menangguhkan impor pelet kayu dari Indonesia untuk bahan bakar biomassa.

Forest Watch Indonesia (FWI) Campaigner, Anggi Putra Prayoga mengingatkan hutan memiliki fungsi krusial yang harus dilestarikan, yaitu melindungi kehidupan manusia dari krisis iklim. Keberlanjutan tidak akan terwujud apabila praktik-praktik yang dilakukan merusak hutan.

“Hasil investigasi FWI di lapangan menunjukkan pemanfaatan kayu hutan alam dilakukan secara masif. Ini diperkuat laporan V-Legal,” ungkap Anggi.

Baca juga: Pengelolaan Air Limbah Domestik dan Usaha Diatur Terpisah

Di Indonesia, Hutan Tanaman Industri untuk Energi (Hutan Tanaman Energi, HTE) telah berkembang pesat untuk produksi pelet kayu. Bahkan telah mencapai sekitar 1,3 juta hektare. Ekspansi ini telah menyebabkan penebangan hutan alam dan konversi ke perkebunan monokultur sehingga menimbulkan kekhawatiran serius. Baik soal hilangnya keanekaragaman hayati, peningkatan risiko banjir, dan berdampak negatif terhadap mata pencaharian masyarakat lokal dan alih fungsi lahan.

Secara khusus, Provinsi Gorontalo, bagian utara Sulawesi menjadi salah satu daerah pemasok pelet kayu impor Hanwa yang cukup terkenal. LSM dan kelompok masyarakat sipil di Indonesia telah menyampaikan kekhawatirannya, sebab “hutan Indonesia bukan bahan bakar.”

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Gorontalo, Defri Sofyan menyebut hasil penelitiannya di dua daerah tumpang tindih dengan konsesi yang terhubung dengan Hanwa Co. temuannya, perusahaan tersebut gagal memperoleh Persetujuan Awal Tanpa Paksaan dan Berdasarkan Informasi (FPIC) dari masyarakat setempat.

Baca juga: Sinergi Tradisi dan Sains Jadi Solusi Mitigasi Bencana di Indonesia

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: DeforestasiForest Watch Indonesiapelet kayupembangkit listrik energi biomassaWalhi

Editor

Next Post
Bukti perubahan iklim masa silam hasil riset BRIN. Foto BRIN.

Jejak Perubahan Iklim Masa Silam di Indonesia dan Dunia

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media