Sabtu, 26 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Hutan Indonesia Bukan Bahan Bakar, Hanwa Didesak Hentikan Impor Pelet Kayu

Jumat, 7 November 2025
A A
Ilustrasi penebangan pohon kayu di hutan. Foto Dok Soetana Hasby.

Ilustrasi penebangan pohon kayu di hutan. Foto Dok Soetana Hasby.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Organisasi masyarakat sipil Jepang dan Indonesia menyerahkan surat permintaan dan kuesioner ke Hanwa Co., Ltd. pada 6 November 2025. Mereka mendesak perusahaan tersebut menangguhkan impor pelet kayu dari Indonesia untuk bahan bakar biomassa.

Forest Watch Indonesia (FWI) Campaigner, Anggi Putra Prayoga mengingatkan hutan memiliki fungsi krusial yang harus dilestarikan, yaitu melindungi kehidupan manusia dari krisis iklim. Keberlanjutan tidak akan terwujud apabila praktik-praktik yang dilakukan merusak hutan.

“Hasil investigasi FWI di lapangan menunjukkan pemanfaatan kayu hutan alam dilakukan secara masif. Ini diperkuat laporan V-Legal,” ungkap Anggi.

Baca juga: Pengelolaan Air Limbah Domestik dan Usaha Diatur Terpisah

Di Indonesia, Hutan Tanaman Industri untuk Energi (Hutan Tanaman Energi, HTE) telah berkembang pesat untuk produksi pelet kayu. Bahkan telah mencapai sekitar 1,3 juta hektare. Ekspansi ini telah menyebabkan penebangan hutan alam dan konversi ke perkebunan monokultur sehingga menimbulkan kekhawatiran serius. Baik soal hilangnya keanekaragaman hayati, peningkatan risiko banjir, dan berdampak negatif terhadap mata pencaharian masyarakat lokal dan alih fungsi lahan.

Secara khusus, Provinsi Gorontalo, bagian utara Sulawesi menjadi salah satu daerah pemasok pelet kayu impor Hanwa yang cukup terkenal. LSM dan kelompok masyarakat sipil di Indonesia telah menyampaikan kekhawatirannya, sebab “hutan Indonesia bukan bahan bakar.”

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Gorontalo, Defri Sofyan menyebut hasil penelitiannya di dua daerah tumpang tindih dengan konsesi yang terhubung dengan Hanwa Co. temuannya, perusahaan tersebut gagal memperoleh Persetujuan Awal Tanpa Paksaan dan Berdasarkan Informasi (FPIC) dari masyarakat setempat.

Baca juga: Sinergi Tradisi dan Sains Jadi Solusi Mitigasi Bencana di Indonesia

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: DeforestasiForest Watch Indonesiapelet kayupembangkit listrik energi biomassaWalhi

Editor

Next Post
Bukti perubahan iklim masa silam hasil riset BRIN. Foto BRIN.

Jejak Perubahan Iklim Masa Silam di Indonesia dan Dunia

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media