Minggu, 4 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ikan Nila dan Mujair Berbeda secara Morfologis, Tak Jauh Beda dalam Reproduksi

Burayak (anak ikan) tetap diasuh di dalam mulut induk mujair selama sekitar satu pekan tambahan setelah dilepaskan.

Kamis, 24 Juli 2025
A A
Ikan nila dan ikan mujair. Foto fishbase.se.

Ikan nila dan ikan mujair. Foto fishbase.se.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Ikan nila dan mujair sama-sama menjadi menu favorit di atas meja makan. Keduanya berasal dari spesies yang berbeda dan acapkali orang sulit untuk membedakan. Bagaimana cara membedakannya?

Dosen Departemen Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University, Kurnia Anggraini Rahmi menjelaskan secara morfologi dan karakteristik biologis, keduanya memiliki perbedaan yang signifikan.

Ikan nila (Oreochromis niloticus) memiliki tubuh bulat pipih dengan punggung yang agak tinggi. Garis lurus memanjang tampak jelas pada sirip ekor dan sirip punggung. Warna tubuh nila cenderung hitam keabu-abuan dengan sisik besar dan kasar.

Baca juga: MK Tolak Uji Formil UU KSDAHE, Dissenting Opinion Dua Hakim Sebut Ada Pelanggaran

“Bagian kepala ikan nila relatif kecil dibandingkan dengan ukuran mulutnya, tetapi matanya besar dan menonjol,” kata Kurnia.

Ikan nila juga memiliki moncong berukuran sedang, sisik bertipe sikloid, serta tiga baris sisik di area pipi. Ciri lainnya adalah sirip punggung dan dubur tampak tumpul, sementara sirip dada runcing.

Sirip ekornya menampilkan garis vertikal sempit, dan terdapat bercak gelap pada sudut operculum. Dalam hal identifikasi ilmiah, ikan nila memiliki rumus sirip D XV.10; C 0.17; A VIII.10; P I.5; dan V II.10.

Baca juga: Juli Puncak Kemarau di Riau, Potensi Karhutla Meningkat hingga Awal Agustus

Tak hanya dari segi morfologi, kemampuan reproduksi ikan nila juga mengesankan. Ikan nila dapat memijah dalam kurun waktu 14 hari sekali secara berulang, yakni kurang lebih 2-3 kali sebelum ikan nila tersebut mengalami masa rematurasi. Jika dalam masa pemijaham ikan nila mengerami telur-telurnya, satu siklus pemijahan bisa berlangsung selama satu bulan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: FPIK IPB Universityikan mujairikan nila

Editor

Next Post
Represifitas dalam penanganan konflik agraria di Seruyan, Kalimantan Tengah. Foto Dok. KPA.

Konflik Tenurial, BAM DPR Dorong Keadilan Bagi Warga di Kawasan Hutan

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media