Minggu, 8 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Indonesia-Jepang Kerjasama Penelitian Sistem Pemantauan Daerah Pesisir

Rabu, 14 September 2022
A A
Kick Off Meeting Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development-Building Sustainable System for Resilience and Innovation in Coastal Community di Jakarta, Selasa, 13 September 2022. Foto BNPB.

Kick Off Meeting Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development-Building Sustainable System for Resilience and Innovation in Coastal Community di Jakarta, Selasa, 13 September 2022. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pemerintah Indonesia bersama Jepang menjajaki kerjasama penelitian membangun sistem pemantauan daerah pesisir yang real time.

Program penelitian bersama ini dilakukan dalam kerangka kerjasama teknis yang melibatkan berbagai peneliti universitas, pejabat pemerintah dari institusi Jepang dan Indonesia.

Program ini bertujuan untuk membangun sistem pemantauan daerah pesisir yang real time melalui harmonisasi pencegahan bencana, lingkungan, dan ekonomi dengan meningkatkan fungsi perlindungan wilayah.

Baca Juga: MoU Indonesia-Norwegia untuk Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca di Sektor Kehutanan

Eco-DRR atau studi mengenai manajemen kebencanaan yang berbasis ekosistem. Deputi Penanganan Darurat BNPB, Fajar Setyawan mengapresiasi kerjasama riset ini yang akan dijalin hingga lima tahun kedepan.

“Riset ini akan memberikan landasan baru untuk mempertajam kerangka berpikir kita agar lebih terarah, tepat sasaran dan mampu menggali nilai-nilai ketangguhan lokal untuk bisa disandingkan dengan teknologi berbasis komunitas,” kata Fajar saat menghadiri Kick Off Meeting Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development (Satreps) – Building Sustainable System for Resilience and Innovation in Coastal Community (BRICC) di Jakarta, pada Selasa, 13 September 2022.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGBNPBIndonesia-Jepangmitigasi bencanaPemerintah Jepang

Editor

Next Post
Warga memikul rumput untuk pakan ternak yang diperoleh dari kawasan hutan. Foto Wanaloka.com

FOLU Net Sink 2030 Tercapai Asalkan Indonesia-Norwegia Fokus Lima Hal

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi hujan lebat. Foto Bru-nO/pixabay.com.BMKG Pantau Tiga Bibit Siklon Tropis, Waspada Cuaca Ekstrem
    In News
    Selasa, 3 Maret 2026
  • Gempa bumi M 6,4 mengguncang Aceh dan Sumatra Utara, 3 Maret 2026. Foto BMKG.Aceh dan Sumut Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 6,4
    In Bencana
    Selasa, 3 Maret 2026
  • Gerhana bulan total hari ini Kamis, 8 November 2022, dapat disaksikan dari seluruh wilayah Indonesia. Foto tangkap layar Twitter BMKG.Tanggal 3 Maret 2026, Puncak Gerhana Bulan Total Mulai Pukul 18.03 WIB
    In News
    Selasa, 3 Maret 2026
  • Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB UNiversity, Prof. Etty Riani. Foto CRPG Indonesia/youtube.Etty Riani, Yang Berpotensi Masuk Dalam Darah adalah Nanoplastik, Bukan Mikroplastik
    In Sosok
    Senin, 2 Maret 2026
  • Ilustrasi parfum dari kemenyan. Foto Dok. BRIN.Memaksimalkan Potensi Kemenyan, Kapur Barus dan Cengkeh Menjadi Parfum
    In IPTEK
    Senin, 2 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media