Kamis, 14 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Indonesia-Jepang Kerjasama Penelitian Sistem Pemantauan Daerah Pesisir

Rabu, 14 September 2022
A A
Kick Off Meeting Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development-Building Sustainable System for Resilience and Innovation in Coastal Community di Jakarta, Selasa, 13 September 2022. Foto BNPB.

Kick Off Meeting Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development-Building Sustainable System for Resilience and Innovation in Coastal Community di Jakarta, Selasa, 13 September 2022. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pemerintah Indonesia bersama Jepang menjajaki kerjasama penelitian membangun sistem pemantauan daerah pesisir yang real time.

Program penelitian bersama ini dilakukan dalam kerangka kerjasama teknis yang melibatkan berbagai peneliti universitas, pejabat pemerintah dari institusi Jepang dan Indonesia.

Program ini bertujuan untuk membangun sistem pemantauan daerah pesisir yang real time melalui harmonisasi pencegahan bencana, lingkungan, dan ekonomi dengan meningkatkan fungsi perlindungan wilayah.

Baca Juga: MoU Indonesia-Norwegia untuk Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca di Sektor Kehutanan

Eco-DRR atau studi mengenai manajemen kebencanaan yang berbasis ekosistem. Deputi Penanganan Darurat BNPB, Fajar Setyawan mengapresiasi kerjasama riset ini yang akan dijalin hingga lima tahun kedepan.

“Riset ini akan memberikan landasan baru untuk mempertajam kerangka berpikir kita agar lebih terarah, tepat sasaran dan mampu menggali nilai-nilai ketangguhan lokal untuk bisa disandingkan dengan teknologi berbasis komunitas,” kata Fajar saat menghadiri Kick Off Meeting Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development (Satreps) – Building Sustainable System for Resilience and Innovation in Coastal Community (BRICC) di Jakarta, pada Selasa, 13 September 2022.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGBNPBIndonesia-Jepangmitigasi bencanaPemerintah Jepang

Editor

Next Post
Warga memikul rumput untuk pakan ternak yang diperoleh dari kawasan hutan. Foto Wanaloka.com

FOLU Net Sink 2030 Tercapai Asalkan Indonesia-Norwegia Fokus Lima Hal

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi kualitas udara di kota besar yang memburuk. Foto Yamu_Jay/Pixabay.com.Walhi: Pantauan Kualitas Udara Lima Kota Besar Indonesia Memburuk
    In News
    Rabu, 13 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Bergadder/Pixabay.com.Mengenal Hantavirus, Penyakit Zoonosis dengan Rantai Penularan Utama dari Tikus
    In Rehat
    Rabu, 13 Mei 2026
  • Mengapati dan mendokumentasikan letusan Gunung Sakurajima di Jepang pada 2013 dari jauh. Foto Dok. Mirzam Abdurrachman.Erupsi Dukono, Pentingnya Pemahaman Risiko dan Peringatan Dini yang Mudah Dipahami
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Salah satu jenis anggrek Merapi. Foto Dok. TNG Merapi.Anggrek Merapi, Beraroma Wangi dan Mampu Bertahan Saat Erupsi
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media