Program diet terbaik adalah yang bisa dijalankan secara konsisten. Beberapa cara menurunkan berat badan adalah mengombinasikan diet dan olahraga. Diet dilakukan dengan menerapkan pengurangan asupan kalori setelah menghitung kebutuhan harian tubuh. Lalu, mengatur porsi makan mengikuti panduan gizi seimbang.
“Diet itu bukan harus menghindari berbagai jenis makanan. Sebab, semua jenis zat gizi tetap diperlukan tubuh, hanya saja porsi makannya diatur sesuai prinsip gizi seimbang,” kata Rahadyana.
Baca Juga: Hati-hati, Minum Es Teh Jumbo Tak Hanya Bikin Perut Kembung
Lantas, jenis makanan apa yang dipilih? Pertama, pilih protein rendah lemak, seperti ikan, daging putih, telur, dan susu rendah lemak. Kedua, variasikan pemenuhan kebutuhan karbohidrat. Misalnya, tidak hanya berupa nasi putih saja, tetapi divariasikan dengan bahan pangan lain seperti singkong, ubi, atau beras merah yang mengandung serat. Ketiga, perbanyak konsumsi sayur dan buah.
Keempat, diet pun tak berarti berhenti makan camilan. Pilihlah camilan sehat, yaitu yang punya kandungan rendah kalori. Seperti buah-buahan yang bisa diolah dalam bentuk jus ataupun buah potong.
Kelima, selama menjalani program diet sebaiknya membatasi konsumsi makanan tinggi gula, garam, minyak, dan lemak agar berat badan tidak melonjak. Kementerian Kesehatan merekomendasikan batas asupan porsi gula sebanyak 4 sendok makan per hari, garam 1 sendok teh per hari, dan lemak 5 sendok makan per hari.
Baca Juga: Anda Kena Asma, Periksakan Juga Keluarga Kandung, Inilah Alasannya
Keenam, diet juga perlu dibarengi dengan aktivitas fisik atau olahraga karena lebih cepat menurunkan persentase lemak tubuh.
“Olahraga yang direkomendasikan adalah 150 menit dalam 1 minggu,” terangnya.
Olahraga yang dapat dilakukan antara lain aerobik, seperti jogging atau bersepeda. Lalu dikombinasikan dengan latihan kekuatan seperti sit up, push up, ataupun plank.
Dari sekian tips diet sehat tersebut tak akan berhasil kalau tak punya kata kuncinya. Apa itu? Yakni ketujuh, berusaha menargetkan perubahan pola hidup, termasuk pola makan dan olahraga, serta terus dipraktikan meski berat badan sudah turun.
“Itu butuh waktu, tidak bisa dilakukan instan,” kata Rahadyana. [WLC02]







Discussion about this post