Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ini Informasi Riset yang Dihasilkan dari Pusat Studi Kebumian UGM

Kamis, 16 Maret 2023
A A
Menteri LHK Siti Nurbaya Abubakar di Pusat Studi Kebumian di Fakultas Geografi UGM. Foto ppid.menlhk.go.id.

Menteri LHK Siti Nurbaya Abubakar di Pusat Studi Kebumian di Fakultas Geografi UGM. Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Siti juga sekaligus meresmikan Pusat Ilmu Kebumian “Siti Nurbaya Center” (SNC) di Fakultas Geografi UGM juga. Pusat Ilmu Kebumian SNC merupakan pusat informasi yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai kondisi iklim, peta bencana, serta kualitas air dan udara melalui penyediaan data spasial.

“Hasil riset ini diharapkan bisa mendukung pencapaian SDGs yang sejalan dengan program kerja UGM untuk mendukung transisi energi, ketahanan pangan dan mitigasi perubahan iklim, sehingga bisa memberi manfaat luas bagi masyarakat,” kata Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama, Ignatius Susatyo Wijoyo.

Baca Juga: Awan Panas Merapi Masih Fluktuatif, Tak Pengaruhi Kenaikan Suhu di DIY

Sementara Dosen Fakultas Geografi UGM, Nur Mohammad Farda dalam presentasinya menyampaikan bahwa penyediaan portal informasi tentang kebumian ini merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai pihak dengan menggunakan teknologi e-Science seperti database, workflow management, visualisasi dan teknologi komputasi awan.

“Informasi kebumian dan lingkungan pada geoportal ini didukung dengan kemampuan high performance computing. Kami harapkan informasi yang disediakan bisa digunakan banyak universitas, kementerian dan lembaga, industri serta institusi riset,” ucap Nur.

Baca Juga: Korban Longsor Natuna 46 Orang, Longsor di Lampung 2 Orang Tewas

Kehadirannya dapat menghasilkan riset-riset ilmu kebumian dan menyediakan platform diseminasi dan penyediaan data spasial. Diharapkan dapat memberikan kontribusi besar bagi dunia pendidikan, penelitian, dan pengembangan di bidang ilmu kebumian melalui penyediaan data dan informasi yang akurat dan terbaru.

Selain itu, SNC diharapkan dapat tercipta kebijakan yang akurat dan solusi yang tepat dalam mengatasi masalah lingkungan hidup di Indonesia yang akan membantu pemerintah, masyarakat, dan industri dalam mengambil keputusan yang tepat untuk menjaga kelestarian alam dan keberlanjutan pembangunan. [WLC02]

Sumber: Kementerian LHK, UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: data spasialEarth Sciences and EnvironmentFakultas Geografi UGMfield observatoryMenteri LHK Siti Nurbayaperubahan iklimPusat Studi Kebumian

Editor

Next Post
Gempa bumi hari ini, Kamis, 16 Maret 2023, dengan magnitudo di atas 5 guncang Jember dan Kepulauan Talaud. Foto tangkap layar Google Earth, epinsetrum gempa M5,7 di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, titik koordinat BMKG.

Gempa Bumi Hari Ini Magnitudo di Atas 5 Guncang Jember dan Kepulauan Talaud

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media