Rabu, 13 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ini Penjelasan BMKG Soal Pesan Berantai Cuaca Dingin Awal 2022 Sebab Aphelion

Selasa, 4 Januari 2022
A A
Kantor BMKG di Jalan Angkasa Kemayoran, Jakarta Pusat. Foto bmkg.go.id.

Kantor BMKG di Jalan Angkasa Kemayoran, Jakarta Pusat. Foto bmkg.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp akan fenomena Aphelion, jarak bumi dengan matahari berada di titik terjauh, berdampak perubahan suhu menjadi dingin di Indonesia. Pesan berantai ini menyebar pada Senin, 3 Januari 2022.

Menyikapi broadcast fenomena Aphelion itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menegaskan hal itu tidak benar. Sebenarnya fenomena Aphelion adalah fenomena astronomis yang terjadi setahun sekali pada kisaran bulan Juli.

Baca Juga: Malam Ini Mendadak, Letjen TNI Suharyanto Datangi 3 Hotel Ini

Plt Deputi Klimatologi BMKG, Urip Haryoko menyebut fenomena cuaca dingin di beberapa wilayah Indonesia tidak terkait dengan Aphelion. Alasannya, Aphelion tidak berpengaruh signifikan terhadap suhu di bumi. Hal itu termasuk pada periode bumi letaknya lebih dekat dengan matahari (Perihelion).

Adapun periode fenomena astronomis Aphelion puncaknya terjadi pada bulan Juli, sedangkan Perihelion adalah Januari.

Baca Juga: Catatan Bencana Alam Tahun 2021

“Saat Aphelion, posisi matahari memang berada pada titik jarak terjauh dari bumi. Kendati begitu, kondisi tersebut tidak berpengaruh banyak pada fenomena atmosfer permukaan,” kata Urip Haryoko dilansir dari akun resmi Facebook BMKG, Selasa 4 Januari 2022.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGfenomena Aphelionjarak bumi dengan matahariPerubahan cuacasuhu dinginUrip HaryokoWhatsApp

Editor

Next Post
Selebritas Ivan Gunawan dan kedua bonekanya. Foto Instagram @ivan_gunawan.

Viral Boneka Arwah, Kalau di Jawa Dikenal dengan Jalangkung

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Bergadder/Pixabay.com.Mengenal Hantavirus, Penyakit Zoonosis dengan Rantai Penularan Utama dari Tikus
    In Rehat
    Rabu, 13 Mei 2026
  • Mengapati dan mendokumentasikan letusan Gunung Sakurajima di Jepang pada 2013 dari jauh. Foto Dok. Mirzam Abdurrachman.Erupsi Dukono, Pentingnya Pemahaman Risiko dan Peringatan Dini yang Mudah Dipahami
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Salah satu jenis anggrek Merapi. Foto Dok. TNG Merapi.Anggrek Merapi, Beraroma Wangi dan Mampu Bertahan Saat Erupsi
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Hantavirus Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media