Senin, 23 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ini Salah Satu Penyebab Banjir Satu Meter Lebih di Labura

Kamis, 21 April 2022
A A
Genangan air yang memasuki rumah warga di Kelurahan Aek Kota Batu di Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, pada Rabu malam, 20 April 2022. Foto Dok BNPB

Genangan air yang memasuki rumah warga di Kelurahan Aek Kota Batu di Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, pada Rabu malam, 20 April 2022. Foto Dok BNPB

Share on FacebookShare on Twitter

 Wanaloka.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), menyebabkan banjir di Kelurahan Aek Kota Batu, Kecamatan NA IX-X dengan ketinggian muka air mencapai satu meter lebih.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengidentifikasi, penyebab banjir yang dipicu hujan dengan intensitas tinggi di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Provinsi Sumatera Utara, itu sebab buruknya sistem drainase.

“Hujan dengan intensitas tinggi dan buruknya sistem drainase menyebabkan banjir di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara, pada Rabu, 20 April 2022, pukul 20.30 WIB,” kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Kamis sore, 21 April 2022.

Baca Juga: Momentum Mudik Lebaran Percepat Peningkatan Cakupan Vaksinasi Booster

Pusdalops BNPB melaporkan, kondisi terkini dampak banjir tercatat sebanyak 9 rumah warga masih tergenang banjir.

“Ketinggian muka air masih menggenangi wilayah ini berkisar antara 80 – 150 sentimeter,” sebut Muhari.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: banjirbanjir di Laburahujan lebatKabupaten Labuhanbatu UtaraProvinsi Sumatera Utara

Editor

Next Post
Letusan Gunung Anak Krakatau pada Kamis pagi, 21 April 2022, setinggi 800 meter. Foto tangkap layar magma.esdm.go.id

Erupsi Anak Krakatau Pagi Tadi, Tahun Ini Sudah 35 Kali Alami Letusan

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media