Sabtu, 27 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Inovasi Anita Atasi Krisis Air Bersih dengan Air Laut dan Kabut Laut

Inovasi teknologi membantu masyarakat pinggir pantai untuk mendapatkan air bersih dengan memanfaatkan air laut.

Selasa, 31 Januari 2023
A A
Desain Alat Desalinasi Terpadu Sistem Ganda dari mahasiswa ITS. Foto its.ac.id.

Desain Alat Desalinasi Terpadu Sistem Ganda dari mahasiswa ITS. Foto its.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

“Volume yang dapat dihasilkan pada metode desalinasi sebanyak 1,5 liter per jam,” jelas Jell.

Sementara untuk memanfaatkan kabut laut menjadi air siap minum, tim menerapkan metode kondensasi. Mulanya, dipasang jaring-jaring untuk menangkap kabut. Setelah itu terjadi proses kondensasi yang membuat kabut berubah menjadi titik-titik air.

“Air yang dihasilkan sudah siap minum dan akan ditampung pada wadah yang telah disediakan,” kata mahasiswa Angkatan 2020 itu.

Baca Juga: Data Terbaru Dampak Bencana di Kota Manado

Inovasi tersebut mengantarkan tim Anita merebut posisi pertama pada gelaran Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional 2022 Politeknik Negeri Banyuwangi beberapa waktu lalu. Ke depan, tim berencana terus mengembangkan inovasinya agar dapat digunakan secara optimal, terlebih dalam hal efektivitas dan efisiensi alat.

“Kami berharap inovasi ini tidak berhenti di sini. Namun bisa dikembangkan dan mampu menebar kebermanfaatan bagi masyarakat,” harap Jell. [WLC02]

Sumber: ITS

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Air BersihAir LautAlat Desalinasi Terpadu Sistem Gandadesalinasi air lautinovasi AnitaITSkabut lautmetode kondensasi

Editor

Next Post
Banjir di Sambas, Kalimantan Barat, melanda ribuan rumah penduduk dengan jumlah populasi terdampak banjir Sambas mencapai 37 ribu warga. Foto Dok BNPB, penyaluran bantuan logistik untuk warga terdampak banjir di Sambas.

Banjir di Sambas Puluhan Ribu Warga Terdampak, Waspadai Dampak Cuaca hingga 3 Februari 2023

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media