Minggu, 8 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Juli-September 2024 Puncak Karhutla, BMKG Tebar 13 Ton NaCL di Kalbar

Jumat, 28 Juni 2024
A A
Persiapan OMC di Kecamatan Sungai Raya di Kalimantan Barat, Juni 2024. Foto Dok. BMKG.

Persiapan OMC di Kecamatan Sungai Raya di Kalimantan Barat, Juni 2024. Foto Dok. BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Plt. Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto menjelaskan saat ini telah disiapkan sebanyak 13 ton NaCI Powder yang akan disemai di langit Kalbar. Adapun target penyemaian diutamakan di daerah rawan karhutla, yakni lahan gambut di wilayah Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Sambas, Kabupaten Sintang, Kabupaten Sekadau, dan Kabupaten Sanggau.

“Strategi penting, tim pelaksana OMC harus aktif memantau data Tinggi Muka Air Tanah (TMAT) setiap hari. Daerah yang nilainya kurang dari 40 cm itu rawan terbakar sehingga perlu dijadikan prioritas daerah target penyemaian awan,” papar Seto.

Berdasarkan analisis BMKG, wilayah Kalbar termasuk area Non-ZOM dan dari prakiraan sifat hujan pada Juni dan Juli diprakirakan normal dan bawah normal untuk Kubu Raya. Karhutla dikhawatirkan terjadi sebagaimana tahun sebelumnya.

Baca Juga: Infeksi Bakteri “Pemakan Daging” di Jepang Menular Lewat Droplet dan Pernafasan

Menurut Seto, BMKG secara berkala akan terus melakukan pemantauan titik panas di wilayah Kalbar untuk memitigasi terjadinya karhutla. OMC diharapkan membuat lahan gambut kembali basah dan muka airnya meningkat sehingga tidak rawan terbakar.

“Harapan dari kegiatan OMC adalah terjaganya kebasahan lahan gambut di wilayah Kalbar sehingga lahan gambut akan sulit terbakar ketika memasuki puncak musim kemarau,” kata Seto.

Dalam pelaksanaan OMC di Kalbar, BMKG bekerjasama dengan KLHK, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI AU, BRGM, BPBD Kalbar, dan Pemprov Kalbar. Kegiatan ini didukung Armada CASA 212-200 miliki Skadron 4 Lanud Abdurachman Saleh, Malang, Jawa Timur. OMC dilaksanakan mula 25 Juni dan direncanakan hingga 5 Juli 2024. [WLC02]

Sumber: BMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Kalimantan BaratKarhutlaKepala BMKG Dwikorita KarnawatiOMC

Editor

Next Post
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Kampus ITS, Juni 2024. Foto BMKG.

Dwikorita Karnawati, Suhu Panas di Kota Besar 30 Tahun Terakhir adalah Efek UHI

Discussion about this post

TERKINI

  • Kaoem Telapak desak pemerintah usut tuntas dugaan pembalakan liar dan pencucian kayu Merbau di Nabire, Papua Tengah. Foto Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pembalakan di Nabire
    In News
    Rabu, 4 November 2026
  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media