Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kata Sandi Rentan Peretasan, Biometrik Jadi Solusi Keamanan Digital

Kata sandi mudah diubah, tetapi gampang diretas. Solusi untuk menjaga keamanan digital adalah beralih dengan sistem biometrik.

Kamis, 24 Februari 2022
A A
Ilustrasi identifikasi biometrik. Foto geralt/pixabay.com.

Ilustrasi identifikasi biometrik. Foto geralt/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Persoalannya, fitur wajah atau sidik jari hanya melekat pada satu orang saja. Berbeda dengan kata sandi yang bisa diganti. Apabila pengguna kehilangan informasi biometriknya, data yang tersimpan dengan identitas tersebut tidak akan dapat diakses.

“Satu solusi untuk memitigasi permasalahan ini adalah tokenisasi untuk pertukaran informasi,” jelas profesor Ilmu Komputer dan Teknik Elektro ini.

Baca Juga: Ingin Menang Kontes, Ini Tips Budidaya Ikan Guppy

Token digunakan agar pengguna tidak langsung memberikan informasi biometriknya. Misalnya, apabila pengguna lain ingin menggunakan tablet kita, token akan diberikan ke tablet dan juga ponsel sebagai perangkat utama. Izin akan diberikan apabila token di kedua perangkat cocok satu sama lain. Apabila tidak, token dapat ditarik dan diganti.

“Pengguna lain tidak akan menerima informasi biometrik apapun dari kita,” kata Reza.

Sistem pengenalan biometrik ini dinilai bisa menjadi solusi dari permasalahan data elektronik pribadi pengguna yang diretas dan disalahgunakan akibat kata sandi. Di mana peretasan dapat terjadi karena kata sandi merupakan sistem keamanan yang harus diingat oleh pemilik. “Apabila seseorang dapat mengetahui kata sandi kita, mereka bisa menerobos sistem keamanan menggunakan identitas kita,” jelas Reza. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: biometrikdata elektronikITSkata sandikeamanan digitalperetasantokenisasi

Editor

Next Post
Aksi damai warga Wadas di Kantor Kementerian ESDM, 24 Februari 2022. Foto Dok. Gerakan Bersihkan Indonesia.

Warga Wadas Aksi di Kantor ESDM: Cabut Pernyataan Penambangan Andesit Tak Butuh Izin

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media