Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Keberhasilan Kolaborasi Konservasi Gajah Sumatera di Riau

Kabar gembira datang dari konservasi Gajah sumatera Ukui di Riau. Populasi gajah di wilayah konservasi berada di areal konsensi perusahaan kertas itu kini bertambah.

Minggu, 9 April 2023
A A
Konservasi Gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus), Carmen dan anaknya di Konservasi Gajah Estate Ukui di PT RAPP. Foto ppid.menlhk.go.id.

Konservasi Gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus), Carmen dan anaknya di Konservasi Gajah Estate Ukui di PT RAPP. Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Di tahun tersebut, PT RAPP menerima titip-rawat empat ekor Gajah sumatera asal Lampung.

Baca Juga: BNPB Siapkan Mitigasi Potensi Bencana Hidrometeorologi Masa Lebaran 2023

Melansir laman Asia Pacific Resources International Holdings Limited (APRIL), holding group PT RAPP, di tahun 2006, perusahaan bubur kertas dan kertas ini membangun Unit Konservasi Gajah Estate Ukui sekaligus membentuk Elephant Flying Squad atau mahout (pawang) gajah.

Penyediaan lahan konsesi untuk konservasi gajah ini juga sebagai program mitigasi atas terjadinya konflik gajah dengan manusia, yang di antaranya disebabkan gangguan terhadap keberadaan gajah di Taman Nasional Teso Nilo (TNTN) yang berdekatan dengan area konsesi RAPP.

Gajah-gajah yang terusik dampak kegiatan penebangan liar di TNTN akhirnya keluar dari habitatnya, memasuki wilayah pemukiman warga dan areal konsesi perusahaan, hingga menimbulkan konflik gajah dengan manusia.

Baca Juga: Inilah Riset Lintas Ilmu Momen Langka Gerhana Matahari Hibrida 20 April 2023

Kepala BBKSDA Riau, Genman S. Hasibuan mengapresiasi PT RAPP dalam konservasi gajah di areal konsensi perusahaan tersebut.

“Semoga kelahiran ini akan memberi semangat baru dalam pelestarian gajah di masa mendatang,” kata Genman Hasibuan saat mengunjungi lokasi konservasi Ukui bersama tim medis dan manajemen perusahaan. [WLC01]

Sumber: PPID Kemen LHK, PT RAPP

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BBKSDA RiauGajah Sumaterakonflik gajah liar dengan wargaKonservasi gajah sumateraProvinsi RiauPT RAPP

Editor

Next Post
Erupsi Gunung Api Marapi di Sumatera Barat pada 11 Januari 2023 puku 11.57 WIB. Foto esdm.go.id

Netizen Kesal, Komponen Seismik Gunung Marapi Kembali Dicuri

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media