Senin, 29 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kelompok Difabel di Klaten Dilibatkan Sebagai Relawan Tangguh Bencana

Kelompok rentan sering menjadi korban paling terdampak bencana. Peningkatan kesiapsiagaan bagi mereka adalah keharusan yang mendesak.

Senin, 1 Juli 2024
A A
Diskusi forum relawan difabel Klaten bersama Deputi Bidang Pencegahan BNPB Prasinta Dewi di Pendopo Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat, 28 Juni 2024. Foto Danung Arifin/BNPB.

Diskusi forum relawan difabel Klaten bersama Deputi Bidang Pencegahan BNPB Prasinta Dewi di Pendopo Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat, 28 Juni 2024. Foto Danung Arifin/BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

“Sebuah kebanggaan bagi kami karena hak-hak difabel diperhatikan. Bahkan kami juga diberikan ruang untuk turut aktif menjadi relawan. Meski dengan keterbatasan, namun semangat kami tinggi apalagi untuk membantu sesama,” ujar Sukirno yang sehari-hari sebagai pengrajin kandang ayam dari bambu. Juga memiliki ladang yang digarap sendiri sebagai tambahan penghasilannya.

Selepas memberikan arahan, Prasinta didampingi Direktur Kesiapsiagaan BNPB Pangarso Suryotomo mengajak Sukirno dan rekan-rekannya untuk berdiskusi dan menyampaikan aspirasi. Relawan KDM memberi usulan bahwa jika nanti terjadi bencana hingga memaksa warga mengungsi, maka pemerintah diharapkan dapat memberikan ruang khusus yang layak sesuai kebutuhan difabel, termasuk sarana dan prasarananya.

Gayung bersambut. Prasinta mengamini apa yang menjadi hajat kelompok difabel itu. Ia mengatakan bahwa salah satu fungsi ULD di antaranya adalah pengolahan data terpilah difabel meliputi usia, gender dan jenis disabilitasnya. Kemudian layanan informasi dan rujukan layanan bagi disabilitas, kajian kebutuhan dan potensi penyandang disabilitas pada saat tanggap darurat bencana.

Baca Juga: Aktivitas Tambang Galian C untuk Material IKN Meninggalkan Banjir di Palu-Donggala

Dilihat dari peran dan fungsi ULD tersebut, yang menjadi aspirasi komunitas KDM akan menjadi prioritas utama. Termasuk seluruh penanganan darurat bagi kelompok difabel di Tanah Air.

“Setiap upaya yang kami lakukan, sekecil apapun akan berdampak besar bagi masyarakat. Kami adalah bagian penting dari perubahan positif dalam menghadapi bencana,” ujar Prasinta.

Sebelum menutup forum, Pangarso atau yang sudah dianggap sebagai “Panglima Relawan” menitipkan pesan bahwa jangan pernah menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk tidak berbuat apa-apa demi kebaikan bersama.

Baca Juga: Destana Karangwuni Merawat Siaga dari Sesar Megathrust di Pesisir Selatan

Sebab dalam penanggulangan bencana, BNPB atau BPBD tidak bisa bekerja sendirian. Penanggulangan bencana adalah urusan bersama. Seluruh unsur harus terlibat demi menciptakan masyarakat tangguh bencana.

“Kami di sini sama dengan yang lain. Tidak ada keterbatasan yang menjadikan alasan untuk tidak berbuat baik. Bencana ini urusan bersama. Bapak dan ibu sekalian menjadi satu bagian yang tidak bisa dipisahkan,” kata Pangarso.

Selepas menyerap aspirasi dari kelompok relawan disabilitas, BNPB kemudian menyerahkan sembako kepada mereka. Termasuk dukungan lain untuk menunjang mobilisasi dan operasional keberlangsungan relawan disabilitas tangguh bencana. [WLC02]

Sumber: BNPB

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BNPBKabupaten KlatenKomunitas Difabel Merapipeanggulangan bencanarelawan tangguh bencanaUnit Layanan Disabilitas

Editor

Next Post
Dua orang dari BMKG ikut serta dalam eksplorasi laut bersama Ocean-X. Foto BMKG.

BMKG Ikut Penelitian Laut Dalam Selama 16 Hari Bersama Ocean-X

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media