Jumat, 27 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kemarau Lebih Kering Tujuh Provinsi Ini Berpotensi Karhutla Lebih Besar

Rabu, 7 Juni 2023
A A
Musim kemarau lebih kering 2023, berpotensi berdampak karhutla lebih besar dari tiga tahun terakhir. Foto: neelam279/pixabay.com.

Musim kemarau lebih kering 2023, berpotensi berdampak karhutla lebih besar dari tiga tahun terakhir. Foto: neelam279/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Dampak musim kemarau lebih kering tahun 2023 ini, tujuh provinsi masuk prioritas pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) berpotensi terjadi lebih besar dari tiga tahun terakhir.

Ketujuh provinsi tersebut, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Timur. Data hingga Juni 2023, sudah ada 112 kejadian karhutla.

Antisipasi dampak kemarau lebih kering tahun ini, status siaga darurat bencana karhutla dan kekeringan telah ditetapkan di seluruh provinsi tersebut per 29 Mei 2023.

Baca Juga: Dampak Siklon Mocha, Utara Indonesia Alami Kekeringan

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyatakan, Indonesia akan dilanda  musim kemarau lebih kering dari tahun-tahun sebelumnya karena pengaruh dari El Nino.

“Diprediksi potensi kejadian karhutlanya lebih besar dari tiga tahun terakhir,” ujar Suharyanto.

Ketujuh provinsi prioritas tersebut memang menjadi langganan bencana karhutla setiap tahunnya. Pada Rabu, 7 Juni 2023, Kepala BNPB bertolak menuju Provinsi Riau untuk memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla bersama seluruh unsur forkopimda se-Provinsi Riau.

Baca Juga: Kondisi Atmosfer 2023 Labil, Waspada Banjir Bandang dan Kekeringan

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: karhutla 2023Kebakaran hutan dan lahankemarau keringmusim kemarau 2023musim kemarau lebih kering

Editor

Next Post
Pusat gempa Yogyakarta magnitudo 6,0 pada Kamis, 8 Juni 2023 pukul 00.04 WIB. Foto BMKG.

Yogyakarta Diguncang Gempa Dangkal 6,0 Magnitudo Aftershocks 29 Kali Terjadi

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media