Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Klaim Indonesia Maju dari Pabrik Smelter ke Smelter

Rabu, 21 Juni 2023
A A
Rombongan Presiden dan para menteri di smelter PT Freeport Indonesia. Foto BPMI Setpres.

Rombongan Presiden dan para menteri di smelter PT Freeport Indonesia. Foto BPMI Setpres.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Dalam satu hari, Selasa, 20 Juni 2023, Presiden Joko Widodo melakukan peninjauan pabrik-pabrik smelter yang berbeda. Peninajauan pertama terkait pembangunan smelter PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PT AMNT) di Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Saya hanya ingin memastikan progresnya sesuai perencanaan dan selesai pertengahan tahun depan,” ucap Jokowi didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif kepada awak media.

Berdasarkan hasil verifikasi terakhir progres pembangunan smelter PT AMNT yang dilakukan tim investasi dan Kementerian ESDM yang telah mencapai 51,63 persen, Jokowi menyakini pembangunan smelter tersebut dapat selesai sesuai target.

Baca Juga: Bantimurung Bulusaraung Ma’rupanne Diakui Bagian Cagar Biosfer Dunia

“Insyaallah di pertengahan 2024 sudah selesai,” kata Jokowi.

Ia berharap industrialisasi juga bisa dilakukan pada turunan dari katoda tembaga yang dihasilkan agar memberi nilai tambah bagi perekonomian dalam negeri. Lantaran smelter tersebut melakukan produksi, baik yang berasal dari nikel, tembaga, bauksit, dan timah, akan memberi nilai tambah yang sebesar-besarnya .

“Baik berupa nilai ekspornya, juga membuka lapangan kerja yang sebanyaknya,” kata Jokowi. Ia kembali menegaskan pentingnya hilirisasi industri guna mewujudkan Indonesia Maju.

Baca Juga: Birdwatching, Mengamati Burung Liar Terbang Bebas di TWA Kerandangan

Smelter PT Freeport Indonesia
Dari Sumbawa, Jokowi bergeser untuk mengunjungi proyek pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) PT Freeport Indonesia (PT FI), di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Ia menegaskan pembangunan smelter merupakan pijakan fondasi bagi Indonesia untuk menjadi negara maju masa mendatang. Keberadaan sejumlah pabrik smelter di Tanah Air akan menambah daya saing yang dimiliki Indonesia dan mengubah ketergantungan ekonomi dari sektor konsumsi ke produksi.

Jokowi juga mendorong hasil produksi dari pabrik smelter diintegrasikan dengan hasil komoditas tambang lain yang tersebar di berbagai daerah di Tanah Air. Mengintegrasikan semua smelter, semua industri yang ada di Indonesia yang terpencar-pencar, yang ada di barat, yang ada di timur, ada yang di tengah. Mulai dari nikel yang ada di Sulawesi, bauksit yang ada di Bintan dan Kalimantan Barat, tin yang ada di Bangka Belitung, hingga copper foil yang ada di Gresik.

“Sehingga terintegrasi menjadi EV baterai, litium baterai. Itu akan diintegrasikan lagi menjadi kendaraan listrik. Tugas negara di situ, memastikan integrasi terjadi,” ucap Jokowi.

Baca Juga: Badan Geologi Jadi Kunci Pengungkap Potensi Sumber Daya Alam

Ia berharap proyek pembangunan pabrik smelter PT FI yang sudah mencapai 72 persen itu akan selesai sebelum Mei 2024. Dengan tahapan meliputi penyelesaian konstruksi fisik smelter pada akhir Desember 2023, dilanjutkan pre-commissioning dan commissioning hingga bulan Mei 2024, dan ramp-up operasi diharapkan mencapai operasi penuh pada akhir 2024.

Arifin Tasrif juga pernah meminta kepada PT FI untuk mempercepat proses pembangunan smelternya agar dapat selesai sesuai target yang ditetapkan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Indonesia MajuKementerian ESDMkendaraan listrikkomoditas tambangpembangunan smelterPresiden Joko Widodo

Editor

Next Post
Merespons ancaman gempa Sesar Opak Yogyakarta, BNPB menggelar TTX di Yogyakarta, Rabu, 21 Juni 2023. Foto BNPB.

Merespons Ancaman Gempa Sesar Opak Yogyakarta

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media