Rabu, 11 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Koalisi Tolak Penambangan Gamping di Kawasan Karst Sagea di Halmahera Utara

Jumat, 15 Agustus 2025
A A
Gua Boki Maruru di kawasan karst Sagea yang terancam rusak akibat penambangan batu gamping. Foto Save Sagea.

Gua Boki Maruru di kawasan karst Sagea yang terancam rusak akibat penambangan batu gamping. Foto Save Sagea.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara menyelenggarakan sosialisasi terkait rencana operasi tambang PT Gamping Mining Indonesia (GMI). Perusahaan tersebut adalah perusahaan batu gamping yang akan menambang kawasan Karst Sagea seluas 2.539 hektare.

Sosialisasi yang digelar di ruang rapat bupati itu, sebagaimana dalam surat yang diterima bernomor 0007.4/0825 mengundang sebanyak 25 instansi dan lembaga pemerintah. Termasuk kelompok karang taruna.

Koalisi Save Sagea berpandangan dan bersikap, bahwa acara sosialisasi yang dimotori Pemerintah Halmahera Tengah itu sesungguhnya mencerminkan bahwa roda kekuasaan yang diduga dikendalikan Bupati Halmahera Tengah. Tak lebih dari perpanjangan tangan para korporat tambang.

Baca juga: Ada 184 dari 1.835 Spesies Burung di Indonesia Terancam Punah

“Pemerintah Halmahera Tengah hanyalah badut dari industri ekstraktif,” kata Juru Bicara Save Sagea, Mardani Lagaelol dalam siaran tertulisnya tertanggal 13 Agustus 2025.

Sebab kawasan Sagea yang merupakan wilayah karst yang membentang di balik kampung Sagea, selama ini menjadi penopang utama dalam tata sistem ekologis kampung. Juga berperan penting sebagai sumber penghidupan sekaligus sumber ekonomi warga.

Selain itu, Kawasan Karst Sagea juga berada dalam status zona dilindungi. Status perlindungan tersebut dikeluarkan dan ditetapkan pemerintah.

Baca juga: Aliansi Meratus Menduga Usulan Taman Nasional Meratus Kedok Perampasan Tanah Adat

Peraturan Presiden (Perpres) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025 – 2029 di Lampiran IV, halaman 264 disebutkan, bahwa Kawasan Goa Bokimaruru merupakan 1 dari 3 kawasan prioritas konservasi di Maluku Utara untuk perlindungan, pengelolaan, dan pemanfaatan kawasan konservasi.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Kabupaten Halmahera Tengahkawasan karst SageaKoalisi Save Sageapenambangan batu gamping

Editor

Next Post
Ilustrasi jenis-jenis gula. Foto freepik.

Cegah Diabetes dan Obesitas, Konsumsi 2-3 Sendok Teh Gula Pasir dan Perbanyak Buah

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi rumah adat Sumatra Barat. Foto IndrabinYusuf/pixabay.com.Program Gentengisasi, Pakar Ingatkan Rumah Tradisional di Indonesia Tak Seragam 
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi makanan daging. Foto johnstocker/freepik.com.Diet Karnivora Tidak Aman, Ini Risikonya
    In Rehat
    Minggu, 8 Februari 2026
  • Ilustrasi kelelawar di pepohonan. Foto ignartonosbg/pixabay.com.Pakar Ingatkan, Virus Nipah Berpotensi Menular Antarmanusia
    In Rehat
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, 6 Februari 2026. Foto BPBD Tegal.Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Dua Ribu Lebih Warga Mengungsi
    In Bencana
    Sabtu, 7 Februari 2026
  • Ilustrasi manusia terdampak cuaca panas ekstrem. Foto Franz26/pixabay.com.Dampak Cuaca Ekstrem, Suhu, Banjir dan Longsor Meningkat 16 Tahun Terakhir
    In News
    Jumat, 6 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media