Jumat, 22 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Koleksi Alat Ukur Antik di Observatorium Bosscha

Minggu, 5 Februari 2023
A A
Suasana pameran multimedia aneka alat ukur antik koleksi Observatorium Bosscha. Foto itb.ac.id.
Salah satu alat ukur antik Observatorium Bosscha. Foto itb.ac.id.
Salah satu alat ukur antik Observatorium Bosscha. Foto itb.ac.id.
Sekstan, alat ukur antik Observatorium Bosscha. Foto itb.ac.id.
Share on FacebookShare on Twitter

Microphotometer
Mengamati benda-benda di langit tergolong spesial karena tidak bisa diamati secara langsung oleh mata. Apabila sekarang dapat diamati secara digital karena kemajuan teknologi citranya, lain kondisinya pada tahun 1900-an. Untuk mengamati perlu mengambil citranya melalui pelat fotografi, baru kemudian dapat diukur dengan teliti tingkat kecemerlangannya menggunakan alat yang dinamakan Microphotometer.

Baca Juga: Ini Peran Para Pendiri dan Aneka Teleskop Observatorium Bosscha

Jam Bandul
Selain objek langit, penghitungan waktu merupakan hal yang menjadi perhatian dalam pengamatan astronomi. Bahkan sangat krusial. Sebelum berkembang jam atomic, para astronom menggunakan jam bandul untuk penunjuk waktu. Jam ini menunjukan waktu yang didasari pergerakan semu harian matahari (1 hari dibulatkan menjadi 24 jam). Jam bandul ini juga digunakan sebagai instrumen penelitian perhitungan bujur dunia pada 1926 dan 1933. [WLC02]

Sumber: ITB

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: 100 Tahun Observatorium Bosschajam atomicjam bandulMicrophotometerObservatorium Bosschapameran multimediaSekstanTeleskop Unitron

Editor

Next Post
Desain perangko tentang 100 Tahun Observatorium Bosscha. Foto itb.ac.id.

Sejarah Observatorium Bosscha dalam Tiga Keping Perangko

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi kualitas udara di kota besar yang memburuk. Foto Yamu_Jay/Pixabay.com.Walhi: Pantauan Kualitas Udara Lima Kota Besar Indonesia Memburuk
    In News
    Rabu, 13 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Bergadder/Pixabay.com.Mengenal Hantavirus, Penyakit Zoonosis dengan Rantai Penularan Utama dari Tikus
    In Rehat
    Rabu, 13 Mei 2026
  • Mengapati dan mendokumentasikan letusan Gunung Sakurajima di Jepang pada 2013 dari jauh. Foto Dok. Mirzam Abdurrachman.Erupsi Dukono, Pentingnya Pemahaman Risiko dan Peringatan Dini yang Mudah Dipahami
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Salah satu jenis anggrek Merapi. Foto Dok. TNG Merapi.Anggrek Merapi, Beraroma Wangi dan Mampu Bertahan Saat Erupsi
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media