Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Korban Tewas Runtuhan Bangunan Pesantren Al Khoziny Total 61 Orang

Selasa, 7 Oktober 2025
A A
Operasi pencarian korban reruntuhan pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, diakhiri. BNPB menyebutkan korban tewas 61 orang. Foto BNPB.

Operasi pencarian korban reruntuhan pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, diakhiri. BNPB menyebutkan korban tewas 61 orang. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan operasi pencarian dan pertolongan korban runtuhnya bangunan musala pondok pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, selesai dilakukan.

Pada Senin, 6 Oktober 2025, Tim SAR gabungan kembali menemukan 12 korban. BNPB menyatakan, data korban tewas pada peristiwa runtuhnya bangunan musala pondok pesantren Al Khoziny yang terjadi pada Senin, 29 September 2025, sebanyak 61 orang.

Pernyataan resmi berakhirnya operasi pencarian dan pertolongan disampaikan Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan, menyusul selesainya tahap pembersihan puing-puing bangunan dan pencarian korban oleh Tim SAR gabungan pada Selasa, 7 Oktober 2025.

“Sekarang sudah rata dan diketemukan 61 korban jiwa,” kata Budi Irawan.

Baca juga: Kritik Masyarakat Sipil atas Pidato Kenegaraan 2025, Pembangunan Kian Ekstraktif dan Militeristik

Menyusul selesainya tahap pembersihan itu, Budi menjelaskan, seluruh alat-alat berat tidak lagi beraktivitas di lokasi kejadian.

Dikatakannya, dari seluruh rangkaian operasi SAR yang telah dilakukan, didapatkan 61 jenazah dari puing reruntuhan pondok pesentren Al Khoziny, termasuk tujuh potongan tubuh yang saat ini masih proses identifikasi Disaster Victim Identification (DVI).

Ketujuh potongan tubuh tersebut, menurut Budi, sampai saat ini belum dapat dipastikan apakah berasal dari dua korban yang menurut data posko darurat masih dalam pencarian.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Bangunan RuntuhBNPBJawa TimurPesantren Al Khoziny

Editor

Next Post
Relawan Indonesia (RAIN).

RAIN Wadah Merangkul Relawan Independen

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media