Jumat, 17 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kucing Tak Akibatkan Infertilitas Manusia, Justru Makanan Jadi Sumber Utama

Yang paling penting itu kebersihan, termasuk kebersihan makanan dan kebiasaan cuci tangan. Jangan langsung makan setelah memegang kucing tanpa mencuci tangan.

Sabtu, 17 Januari 2026
A A
Ilustrasi interaksi kucing dengan manusia. Foto vaclavzavada/pixabay.com.

Ilustrasi interaksi kucing dengan manusia. Foto vaclavzavada/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Jangan pelihara kucing, nanti mandul. Sebagian dari kita mungkin pernah mendengar pernyataan tersebut. Namun, apakah hal tersebut benar adanya?

Menurut Dosen Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB University, Leni Maylina, isu yang kerap beredar tersebut berkaitan dengan infeksi parasit Toxoplasma gondii.

“Bukan karena kucing itu sendiri. Jadi memelihara kucing tidak menyebabkan kemandulan (infertilitas) secara langsung,” kata Leni dalam kanal YouTube IPB TV terkait mitos dan fakta seputar hubungan memelihara kucing dengan kesehatan reproduksi manusia.

Baca juga: Indonesia Rawan Bencana Kedua, Kehilangan Biodiversitas Tertinggi di Sumatra

Toxoplasma gondii merupakan parasit protozoa berukuran sangat kecil. Hanya bisa dilihat di bawah mikroskop. Tidak semua kucing terinfeksi parasit ini. Berdasarkan sejumlah penelitian, jumlah kucing yang terinfeksi tergolong sangat kecil.

“Banyak penelitian menunjukkan prevalensinya sangat rendah, apalagi kucing yang dipelihara di dalam rumah,” jelas dia.

Kucing dapat terinfeksi toksoplasma, jika memakan daging mentah atau hasil buruan seperti tikus yang telah mengandung kista parasit. Kucing yang terinfeksi dapat mengeluarkan parasit dalam bentuk ookista melalui feses. Namun, ookista tersebut tidak langsung bersifat infektif.

Baca juga: KLH Gugat Enam Perusahaan Perusak Lingkungan di Sumatra Utara Rp4,84 Triliun

“Ookista yang keluar dari kotoran kucing, awalnya belum infektif. Butuh waktu sekitar 1-5 hari untuk menjadi infektif. Membersihkan kotoran kucing setiap hari sangat penting merupakan upaya pencegahan.

Kucing yang sudah pernah terinfeksi, umumnya akan membentuk antibody. Jadi kecil kemungkinan kembali mengeluarkan ookista infektif kemudian hari.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Infeksi ToksoplasmainfertilitaskucingSKHB IPB UniversityToxoplasma gondii

Editor

Next Post
Sinkhole di lahan warga di Dusun Kandri, Desa Pucung, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul. Foto desapucung.gunungkidulkab.go.id.

Rekayasa Geoteknik Cegah Sinkhole yang Sering Terjadi di Kawasan Karst

Discussion about this post

TERKINI

  • Tanah longsor di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Mei 2026. Foto BPBDKabupaten Bogor.Pulau Jawa Hadapi Tekanan Ekologis, Negara Harus Hentikan Perampasan Ruang Hidup
    In News
    Kamis, 16 Juli 2026
  • Ilustrasi bocah minum air karena kepanasan. Foto Pezibear/Pixabay.com.Kesadaran Masyarakat atas Heatstroke dan Heat Stress Rendah, Ini Alasannya
    In IPTEK
    Jumat, 10 Juli 2026
  • Ilustrasi orang mengalami heatstroke. Foto Cloud Purple/Pixabay.com.Alarm Dua Kematian Bulan Juni, Heatstroke dan Heat Stress Belum Jadi Perhatian 
    In IPTEK
    Kamis, 9 Juli 2026
  • Ilustrasi tanaman sorgum. Foto RJA1988/Pixabay.com.Kerentanan Pangan Akibat El Nino dan Kemarau Panjang 2026: Kekeringan hingga Ancaman Hama
    In IPTEK
    Senin, 29 Juni 2026
  • Penambangan nikel. Foto djkn.kemenkeu.go.id.Walhi: Kemiskinan Indonesia Naik Akibat Ekonomi Dibangun di Atas Kerusakan Lingkungan
    In News
    Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media