Jumat, 17 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Kulit Manggis Mengandung Antioksidan Alami dan Antidiabetes

Sebelum diproduksi massal, perlu dilakukan standardisasi proses, uji keamanan pangan, serta uji klinis untuk memastikan efektivitas dan keamanannya.

Sabtu, 3 Januari 2026
A A
Ilustrasi buah dan kulit manggis. Foto pixabay.com.

Ilustrasi buah dan kulit manggis. Foto pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Melihat ketersediaan buah manggis yang melimpah saat panen raya, Sedarnawati telah mengembangkan berbagai produk turunan. Sebut saja minuman kesehatan, enkapsulat nanopartikel ekstrak kulit manggis, serta fruit leather berbasis puree daging buah yang dipadukan dengan ekstrak kulitnya.

“Inovasi ini tidak hanya memperpanjang umur simpan buah, tetapi juga meningkatkan nilai tambah ekonominya,” ujar sosok peneliti yang kini telah meramu hingga 17 macam rempah Indonesia untuk menghasilkan minuman kesehatan.

Proses produksi harus memperhatikan varietas, musim panen, teknik pascapanen, dan analisis laboratorium.

Baca juga: Jelang Seabad Museum Geologi Bandung, Bangun Peta Jalan Akses Kebumian untuk Masyarakat

“Ekstrak etanol 70 persen umumnya aman, tetapi tetap perlu dikaji dosis pemakaian, dilakukan uji toksisitas, stabilitas, dan kepatuhan terhadap GMP (good manufacturing practices),” jelas ida.

Untuk meningkatkan efektivitas senyawa bioaktif, Sedarnawati menerapkan teknologi nanoenkapsulasi yang menjaga kestabilan senyawa xanthon dari kerusakan akibat panas atau oksidasi, sehingga lebih mudah diserap tubuh.

Meski menjanjikan, pengembangan produk dari kulit manggis masih menghadapi tantangan, seperti pasokan bahan baku berkelanjutan, efisiensi teknologi, pembiayaan, dan regulasi.

Namun dengan dukungan riset terapan dan kemitraan akademik–industri, potensi kulit manggis dapat dioptimalkan untuk mendukung ketahanan ekonomi dan kesehatan nasional. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Antioksidan dan AntidiabetesKulit Manggis

Editor

Next Post
Hunian sementara desain pakar UGM yang dibangun di Aceh Utara, 31 Desember 2025. Foto Dok. UGM.

Warga Aceh Utara Dilatih Bangun Huntara dengan Desain Sederhana

Discussion about this post

TERKINI

  • Tanah longsor di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Mei 2026. Foto BPBDKabupaten Bogor.Pulau Jawa Hadapi Tekanan Ekologis, Negara Harus Hentikan Perampasan Ruang Hidup
    In News
    Kamis, 16 Juli 2026
  • Ilustrasi bocah minum air karena kepanasan. Foto Pezibear/Pixabay.com.Kesadaran Masyarakat atas Heatstroke dan Heat Stress Rendah, Ini Alasannya
    In IPTEK
    Jumat, 10 Juli 2026
  • Ilustrasi orang mengalami heatstroke. Foto Cloud Purple/Pixabay.com.Alarm Dua Kematian Bulan Juni, Heatstroke dan Heat Stress Belum Jadi Perhatian 
    In IPTEK
    Kamis, 9 Juli 2026
  • Ilustrasi tanaman sorgum. Foto RJA1988/Pixabay.com.Kerentanan Pangan Akibat El Nino dan Kemarau Panjang 2026: Kekeringan hingga Ancaman Hama
    In IPTEK
    Senin, 29 Juni 2026
  • Penambangan nikel. Foto djkn.kemenkeu.go.id.Walhi: Kemiskinan Indonesia Naik Akibat Ekonomi Dibangun di Atas Kerusakan Lingkungan
    In News
    Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media