Senin, 28 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Laporan Bencana Geologi Januari-Juni 2022, Ini Alur Mitigasinya

Sabtu, 6 Agustus 2022
A A
Letusan Gunung Anak Krakatau, Minggu malam, 24 April 2022, pukul 20.20 WIB. Foto tangkap layar magma.esdm.go.id

Letusan Gunung Anak Krakatau, Minggu malam, 24 April 2022, pukul 20.20 WIB. Foto tangkap layar magma.esdm.go.id

Share on FacebookShare on Twitter

Manfaat dari mitigasi bencana geologi semakin terasa dengan adanya penguatan jejaring kerja antar kementerian dan lembaga terkait, serta pemerintah daerah.

Baca Juga: Hadapi Ancaman Tsunami dengan Tsunami Ready Community, Apakah Itu?

Alur Kebijakan Mitigasi

Sekretaris Badan Geologi Ediar Usman memaparkan alur kebijakan mitigasi yang diberikan. Untuk melakukan mitigasi bencana gunungapi, pihaknya melakukan pemantauan visual dan instrumental terhadap letusan gunungapi dan gerakan tanah. Sementara untuk potensi gempa bumi dan tsunami, pihaknya bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimantologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan analisis geologi dan penanggulangannya.

Kemudian semua data terkait evaluasi geologi dan pemantauan terhadap potensi letusan gunungapi dan gerakan tanah tersebut disampaikan langsung kepada pemda dan juga pihak terkait lainnya di daerah.

“Barulah data-data tersebut disampaikan kepada masyarakat setempat,” ujar Ediar.

Baca Juga: Energi Anak Krakatau Melemah, Kecil Potensi Terjadi Tsunami di Selat Sunda

Sedangkan informasi yang diberikan Badan Geologi kepada seluruh pemda di Indonesia bersifat rekomendasi. Informasi yang dimaksud, misalnya peta potensi gerakan tanah di daerah. Juga rekomendasi terkait tempat relokasi dan saran teknis kepada pemda apabila terjadi gerakan tanah.

“Awal bulan, rekomendasi selalu dikirimkan (kepada pemda),” imbuh Hendra.

Ia mengimbau pemda selalu mengikuti rekomendasi yang diberikan Badan Geologi. Tujuannya agar langkah-langkah mitigasi bencana geologi dapat berjalan optimal dan meminimalisasi jatuhnya korban jiwa dan harta benda.

Badan Geologi juga berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) karena penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan sendirian. Koordinasi juga dilakukan dengan BMKG dalam menangani mitigasi gerakan tanah maupun gempa bumi dan tsunami. Lantaran pihaknya memerlukan data sekunder dari BMKG dan Badan Riset Nasional (BRIN). [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Badan Geologibencana geologiBMKGBNPBBPBDerupsi gunung apigempa dan tsunamigempabumigerakan tanahKementerian ESDMmitigasi bencana

Editor

Next Post
Ilustrasi konisi bumi akibat penggunaan energi fosil. Foto sumanley/pixabay.com.

AS Nilai RI Mitra Strategis Atasi Perubahan Iklim, Ini Klaim Alasannya

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media