Wanaloka.com – Salah satu tugas Posko Nasional Sektor Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang ditutup 5 Januari 2026 lalu adalah melakukan upaya antisipasi bencana geologi. Baik berupa gunung api, gerakan tanah, juga gempa bumi.
Inspektur Jenderal Kementerian ESDM Yudhiawan menjelaskan, data teknis posko mencatat fokus utama pada aktivitas vulkanik. Tercatat ada satu gunung api berstatus Awas (Level IV) pada 1 Januari 2026, yakni Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur.
Tim juga memantau dua gunung berstatus Siaga (Level III), yaitu Gunung Merapi dan Gunung Semeru serta 24 gunung lain yang berstatus Waspada (Level II). Meski ada peningkatan aktivitas di beberapa titik, koordinasi cepat antara Badan Geologi dan pelaku usaha berhasil menjaga agar fasilitas-fasilitas vital tetap beroperasi.
Baca juga: Banjir Bandang Sitaro, Korban Tewas Mencapai 16 Orang
Sektor kegeologian juga mencatat 82 kejadian gerakan tanah yang tersebar di 17 provinsi. Menurut Ketua Posko Nasional Sektor ESDM, Erika Retnowati, tindakan antisipatif dan pemetaan daerah rawan membantu mencegah gangguan pada jalur distribusi energi.







Discussion about this post