Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Libur Panjang Akhir Pekan, Wisatawan Tinggalkan Gunungan Sampah di Kawah Ijen

BBKSDA Jatim kembali menghimbau seluruh pengunjung untuk membawa pulang kembali sampah mereka, menggunakan tempat sampah yang tersedia, dan tidak meninggalkan apapun selain kenangan dan jejak langkah.

Senin, 2 Juni 2025
A A
Berkarung-karung sampah ditinggalkan para wisatawan saat libur akhir Mei 2025 di Kawah Ijen, Banyuwangi. Foto BBKSDA Jawa Timur.

Berkarung-karung sampah ditinggalkan para wisatawan saat libur akhir Mei 2025 di Kawah Ijen, Banyuwangi. Foto BBKSDA Jawa Timur.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca juga: Longsor Tambang Gunung Kuda, Potensi Gerakan Tanah di Wilayah Cirebon Tinggi

Guntur menekankan pentingnya penataan parkir agar tidak mengganggu arus lalu lintas saat musim kunjungan tinggi (peak season). Juga memperbaiki kondisi toilet umum yang dinilai tidak layak saat kunjungan lapangan dilakukan.

Terkait kebutuhan air bersih, ia menyarankan pembangunan tandon besar berkapasitas 1.000 m³ agar mampu menyuplai air ke area wisata yang selama ini sering kekurangan air. Terutama saat puncak kunjungan.

BBKSDA Jatim menyampaikan dukungan prinsipil terhadap gagasan-gagasan pembangunan dan penataan, dengan beberapa catatan penting terkait batas kewenangan. Soal parkir di jalan raya misalnya, BBKSDA Jatim menegaskan hal itu berada di luar wilayah pengelolaan langsung dan menjadi kewenangan dishub dan polantas. Namun BBKSDA Jatim siap membantu dengan pemasangan rambu larangan parkir yang mencantumkan logo resmi Pemkab Banyuwangi.

Baca juga: Solusi Penumpukan Sampah Plastik dan Limbah Hewan Kurban Saat Iduladha

Soal air bersih, BBKSDA Jatim menjelaskan bahwa sumber air memang tersedia, namun distribusinya terkendala pompa dan jarak. Pembangunan tandon akan diusulkan ke pimpinan BBKSDA Jatim untuk dijadikan solusi jangka panjang. Terkait peluang retribusi daerah, BBKSDA Jatim menggarisbawahi pentingnya antisipasi pungutan ganda yang bertentangan dengan regulasi pusat. Pengalaman di TN Komodo dan TN Bantimurung dijadikan rujukan dalam diskusi yang mengarah pada perlunya klarifikasi legalitas dan peran masing-masing pihak.

BBKSDA Jatim juga menyampaikan bahwa pemanfaatan bersama Pusat Informasi Wisata (Tourism Information Centre/TIC) tetap memungkinkan, asalkan tidak menghilangkan kewajiban pendapatan negara bukan pajak (PNBP). Pemanfaatan bersama ini bisa dilakukan melalui mekanisme koordinasi intensif antar pihak.

Baca juga: Jumlah Korban Longsoran Tambang Galian C Gunung Kuda Cirebon Jadi 14 Jiwa

Selain isu utama di atas, hadir pula laporan rencana pelaksanaan event Ijen Green Trail pada 6–7 September 2025 serta program Tour de Ijen dari Dispora. Keduanya akan menjadi perhatian BBKSDA Jatim, terutama terkait rekomendasi dan kelayakan pelaksanaan di kawasan konservasi.

Kolaborasi ini menegaskan bahwa pengelolaan kawasan konservasi tidak hanya soal menjaga alam. Namun juga tentang bagaimana manusia, lembaga, masyarakat, dan pemerintah, dapat bersinergi dalam menjadikan keindahan alam tetap lestari sekaligus memberikan manfaat ekonomi secara berkeadilan. [WLC02]

Sumber: Bidang KSDA Wilayah 3 Jember – Balai Besar KSDA Jawa Timur

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BBKSDA Jawa Timurgunungan sampahKabupaten BanyuwangiTWA Kawah Ijen

Editor

Next Post
Aktivis Greenpeace Indonesia serukan penyelamatan Raja Ampat di Konferensi Nikel di Jakarta, Selasa, 3 Juni 2025. Foto Greenpeace Indonesia.

Serukan Penyelamatan Raja Ampat dari Tambang, Aktivis Greenpeace Indonesia Ditangkap

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media