Senin, 29 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Lima Media Berkolaborasi Liputan Dugaan Kejahatan Lingkungan di Bentang Batang Toru

Senin, 20 Februari 2023
A A
Terowongan PLTA Batang Toru di Sumatera Utara. Foto bumn.go.id.

Terowongan PLTA Batang Toru di Sumatera Utara. Foto bumn.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Masyarakat Jurnalis Lingkungan Indonesia atau The Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) bersama lima media merilis hasil peliputan mendalam tentang dugaan kerusakan lingkungan dalam proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru, Sumatera Utara pekan ini. Kelima media yang melakukan kolaborasi investigasi tersebut mewakili berbagai platform, yakni The Jakarta Post, Kantor Berita Radio (KBR), Jaring.id, Betahita.id, dan CNN Indonesia TV.

Ketua Umum SIEJ Joni Aswira menjelaskan melalui siaran pers yang diterima Wanaloka.com pada 20 Februari 2023, pemilihan proyek PLTA Batang Toru sebagai objek liputan, bukan saja kerena proyek tersebut mengancam kehidupan manusia yang tinggal di sekitar pembangkit. Melainkan juga mengancam keberlangsungan hidup orangutan Tapanuli. Liputan tersebut juga menyorot persoalan kebencanaan, tenaga kerja asing, pembiayaan serta pihak-pihak di balik investasi itu.

Mengapa Meliput PLTA Batang Sitoru?

Proyek PLTA Batang Toru dinilai bermasalah karena dibangun di atas bentang alam yang kaya biodiversitas. Kajian proyeknya ditengarai mengabaikan aspek ekologi dan dampak sosial masyarakat. PLTA ini menjadi ironi di balik jargon energi bersih, terbarukan dan ramah lingkungan yang kerap disematkan di sejumlah proyek pembangkit lainnya.

Baca Juga: Gempa Terkini Guncang Kota Ondong Kepulauan Sitaro Sulut

Batang Toru merupakan bagian dari bentang Bukit Barisan sepanjang Pulau Sumatera. Proyek dengan terowongan berdiameter 12 meter dan panjang 12,5 km sejajar dengan Sungai Batang Toru, tepat di habitat orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis). Akibatnya, banyak spesies, terutama Orangutan Tapanuli terancam.

Kritik atas PLTA Batang Toru berlabel ‘energi bersih’ ini sempat membuat Bank of China menghentikan pendanaannya pada 2019 karena faktor pertimbangan lingkungan. Selain itu, hasil temuan audit BPK pada proyek berpotensi merugi sehingga turut menguatkan sejumlah kejanggalan dalam pembangunan proyek tersebut yang diduga menyalahi tata kelola pembangunan. Namun proyek tetap dipaksakan berlanjut dengan melibatkan BUMN Cina.

Kolaborasi dengan Beragam Angle

SIEJ sebagai organisasi jurnalis lingkungan berinisiatif mendorong para jurnalis melihat persepketif penyelamatan kawasan dan biodiversitas dalam isu Batang Toru ini. Kolaborasi ini membuka selebar-lebarnya bagi kelima media untuk menentukan angle atau sudut pandang masing-masing media. Bagi SIEJ isu lingkungan hidup sejatinya bisa diulas dari berbagai dimensi. Terpenting dilandasi perspektif untuk mendorong perubahan lingkungan yang lebih baik.

Baca Juga: Korban Gempa Turki Banyak Alami Stres Akut

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: bentang alamKecamatan Sipirok Kabuaten Tapanuli Selatan Sumatera Utarakerusakan lingkungankolaborasi liputanOrangutan tapanuliPLTA Batang ToruSIEJ

Editor

Next Post
Ilustrasi sampah di tepi pantai. Foto sergeitokmakov/pixabay.com.

HPSN 2023, Ini Tahapan Mencapai Zero Waste Zero Emission hingga 2050

Discussion about this post

TERKINI

  • Penggusuran PT BSMJ di wilayah adat Muara Tae, Kabupaten Kutai Barat untuk sawit. Foto Dok. Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Ekspansi Sawit di Wilayah Adat Muara Tae Dihentikan
    In News
    Sabtu, 27 Juni 2026
  • Bentang alam Masyarakat Adat Kasepuhan Pasir Eurih di Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Banten. Komunitas ini mempertahankan sistem zonasi tradisional sebagai dasar pengelolaan wilayah adat yang diwariskan. Foto Dok. WGII.Paradoks Penetapan Taman Nasional, Pengetahuan Hidup Masyarakat Adat Terancam Punah
    In Lingkungan
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media